Untuk kali pertama, putra Gaddafi muncul di pengadilan

Jum'at, 18 Januari 2013 - 01:22 WIB
Untuk kali pertama,...
Untuk kali pertama, putra Gaddafi muncul di pengadilan
A A A
Sindonews.com – Saif al-Islam, putra mantan diktator Libya Muammar Gaddafi, untuk kali pertama muncul di pengadilan, Kamis (17/1/2013), sejak penangkapannya lebih dari setahun yang lalu. Demikian disampaikan kantor Jaksa Penuntut Umum Libya.

Al-Islam muncul di pengadilan di sebelah barat Kota Zintan, di mana ia menghadapi tuduhan terkait kunjungan pengacara Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) asal Australia, Melinda Taylor, tahun lalu.

"Dia dituduh terlibat dengan delegasi ICC yang dituduh membawa dokumen dan hal-hal lain yang berkaitan dengan keamanan negara Libya," kata Taha Baara, Juru Bicara Jaksa pada kantor berita Reuters.

Sejak pertemuan dengan al-Islam, Taylor ditahan selama tiga pekan. “Hal ini membuktikan, bahwa Saif al-Islam tidak bisa menerima pengadilan yang adil atas kejahatan perang dan harus diadili di Den Haag,” kata Taylor.

Pengacara ICC lainnya mengatakan, sidang pengadilan di Zintan dirancang untuk mengintimidasi pengadilan internasional. "Ini adalah satu lagi upaya memalukan oleh Libya untuk memanipulasi dan mengintimidasi ICC," kata Ben Emmerson, pengacara Abdullah al-Senussi, mantan mata-mata Gadaffi dan al-Islam.

"Ini adalah bukti positif dari kebutuhan mendesak dan penting bagi Dewan Keamanan PBB untuk memberlakukan sanksi terhadap Libya atas pelanggaran yang mencolok, disengaja, dan menodai resolusi Dewan Keamanan 1970," lanjutnya.

Resolusi itu mewajibkan Libya untuk bekerja sama dengan pengadilan internasional. “Dengan sikap enggan Libya menyerahkan al-Islam ke tangan ICC, maka bisa mengakibatkan Libya dilaporkan ke DK PBB,” tambahnya.

Pemerintah Libya ingin mengadili al-Islam di dalam negeri, di mana al-Islam bisa terancam hukuman mati. Sementara jika diadili oleh ICC, al-Islam hanya akan dijatuhi hukuman penjara.
(esn)
Berita Terkait
Delapan Kuburan Massal...
Delapan Kuburan Massal Ditemukan di Libya, PBB Serukan Penyelidikan
Mengapa Bencana Banjir...
Mengapa Bencana Banjir di Libya seperti Tsunami?
Satelit Rekam Badai...
Satelit Rekam Badai Mediterania yang Langka Penyebab Banjir Libya
6 Fakta Banjir Mengerikan...
6 Fakta Banjir Mengerikan Libya: 6.000 Orang Tewas, Mayat-mayat Berserakan
Melonjak Tajam, Korban...
Melonjak Tajam, Korban Tewas Banjir Libya Tembus 11.300 Jiwa
Ahli Sebut Intervensi...
Ahli Sebut Intervensi NATO ke Libya Penyebab Banjir Bandang
Berita Terkini
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
38 menit yang lalu
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
1 jam yang lalu
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
2 jam yang lalu
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
3 jam yang lalu
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
4 jam yang lalu
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
6 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved