Thailand akan deportasi 400 pengungsi Rohingya

Jum'at, 11 Januari 2013 - 15:32 WIB
Thailand akan deportasi...
Thailand akan deportasi 400 pengungsi Rohingya
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Thailand akan mendeportasi 400 pengungsi Myanmar, setelah menemukan ratusan pengungsi itu dalam tempat penampungan sementara di sebuah perkebunan di Provinsi Songkhla.

“Mereka telah berada di tempat ini selama tiga bulan. Kelompok ini terdiri dari 378 pria, 11 perempuan, dan 12 anak-anak. Saat ini, mereka sedang menunggu proses deportasi yang akan dilakukan oleh polisi imigrasi Thailand," kata Letnan Kolonel Katika Jitbanjong, pejabat polisi setempat, Jumat (11/1/2013), seperti dikutip dari New Straits Times.

Menurut aparat Thailand, para pengungsi ini akan diperdagangkan ke negara ketiga. "Mereka mengatakan kepada petugas, bahwa mereka mengajukan diri untuk datang (ke Thailand)," jelas Jitbanjong.

Menurutnya, polisi akan membuat surat perintah penangkapan bagi warga Thailand pemilik perkebunan tersebut atas tuduhan perdagangan manusia dan melindungi imigran ilegal. Polisi menggerebek perkebunan ini setelah mendapat info tentang adanya tempat penampungan bagi para warga Rohingya.

Kelompok-kelompok HAM telah mengecam Pemerintah Thailand yang dianggap tak mau membantu pengungsi Rohingya. Pemerintah Thailand memilih mengirim kembali pengungsi Rohingya ke Myanmar atau menyalurkan para pengungsi ini ke negara tetangga yang menawarkan perlindungan kepada kamum minoritas muslim tersebut.

"Thailand menggunakan kebijakan yang baik dari tetangganya (Malaysia) untuk melarikan diri kewajiban internasional sendiri guna melindungi pengungsi dan itu sangat memalukan," kata Phil Robertson dari Human Rights Watch Asia.

Badan pengungsi PBB telah meminta tetangga Myanmar untuk membuka perbatasan mereka bagi orang-orang yang melarikan diri dari gelombang kekerasan komunal di Myanmar bagian barat dan negara bagian Rakhine.
(esn)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
4 jam yang lalu
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
7 jam yang lalu
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
9 jam yang lalu
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
11 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
11 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
12 jam yang lalu
Infografis
Sistem Pertahanan S-400...
Sistem Pertahanan S-400 India Dihancurkan oleh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved