Presiden Filipina tetap izinkan warganya memiliki senjata api

Rabu, 09 Januari 2013 - 19:04 WIB
Presiden Filipina tetap...
Presiden Filipina tetap izinkan warganya memiliki senjata api
A A A
Sindonews.com - Presiden Filipina Benigno Aquino bersikeras bahwa warga sipil memiliki hak untuk membawa senjata api guna membela diri. Penyataan ini dikeluarkan Aquino setelah terjadinya serangkaian aksi penembakan pada warga sipil yang mendorong seruan untuk larangan total kepemilikan senjata api bagi warga sipil.

"'Jumlah larangan pistol akan menjadi headline yang bagus, tapi reaksi spontan Ini bukan sifat saya. Kita harus mencari cara untuk benar-benar memecahkan masalah," kata Aquino, Rabu (9/1/2013), seperti dikutip dari channelnewsasia.

Menurut Aquino, solusi untuk mengakhiri kekerasan senjata adalah dengan menyingkirkan senjata tanpa izin dan tetap menerapkan hukum yang memperbolehkan warga negara untuk membawa senjata api guna membela diri.

"Saya memimpin dengan contoh dan sesuai dengan hukum. Baik hukum gereja dan hukum negara mengakui hak saya untuk membela diri," kata Aquino, yang dikenal sebagai penggemar olahraga menembak.

Aquino menjelaskan pengalaman pribadinya pada 1987, ketika ia ditembak dan terluka dalam sebuah penyergapan yang dilakukan oleh pasukan pemberontak yang ingin melakukan kudeta saat Corazon Aquino, yang tak lain ibunda Aquino, menjabat sebagai Presiden Filipina.

Menurutnya, saat ini Pemerintah Filipina sudah melakukan banyak upaya untuk mengatasi kekerasan akibat senjata api. Yang paling menonjol adalah upaya militer untuk melucuti senjata dari para pengawal sejumlah politisi di seluruh negeri.

Menurut data polisi, saat ini ada 1,2 juta senjata api legal di seluruh Filipina. Jumlah ini masih ditambah 600 ribu senjata ilegal.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
Trump pada Warga AS:...
Trump pada Warga AS: Revolusi Ekonomi Perlu Pengorbanan
1 jam yang lalu
Tarif Trump 10% Sudah...
Tarif Trump 10% Sudah Berlaku di Pelabuhan, Bandara, dan Pabean AS
3 jam yang lalu
Tokoh Republik Peringatkan...
Tokoh Republik Peringatkan Pemilu Sela Mandi Darah jika Tarif Trump Rusak Ekonomi AS
4 jam yang lalu
Demo Menentang Trump...
Demo Menentang Trump Digelar di Penjuru Dunia, Ada Berlin, Frankfurt, Paris, dan London
5 jam yang lalu
Penampakan Demo Besar...
Penampakan Demo Besar di Amerika Serikat Menentang Trump, Diikuti 250.000 Orang
6 jam yang lalu
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian, Trump Bisa Tumbang?
8 jam yang lalu
Infografis
Alasan Pemerintah Zimbabwe...
Alasan Pemerintah Zimbabwe Izinkan Warganya Membunuh Gajah
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved