Hollande akan balikkan kurva pengangguran pada 2013
Selasa, 01 Januari 2013 - 17:06 WIB
Hollande akan balikkan kurva pengangguran pada 2013
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Perancis, Francois Hollande menegaskan bahwa menekan angka pengangguran di negeri itu akan jadi tujuan utama pemerintahannya pada 2013. “Semua aparat kami akan dimobilisasi untuk tujuan tunggal, yakni membalikkan kurva pengangguran dalam setahun. Kami akan mencapai semua tujuan itu," tegas Hollande dalam pidato di malam tahun baru yang ditayangkan televisi Perancis.
Guna menekan tingginya jumlah pengangguran di Perancis, Hollande berjanji untuk menciptakan 150 ribu lapangan pekerjaan yang disponsori oleh negara untuk kaum muda kurang terampil dari daerah pedesaan. Selain itu, Hollande juga akan mendorong terciptanya 500 ribu kontrak dari perusahaan-perusahaan swasta bagi kaum muda di Perancis.
"Program ini diatur untuk melakukan segala sesuatu guna menekan angka pengangguran, menciptakan daya saing, dan pertumbuhan tenaga kerja. Saya tidak akan menyimpang, ini untuk kepentingan Perancis," tambah presiden.
Hollande, yang popularitasnya menurun akibat krisis ekonomi dan sosial, mengakui bahwa warga Perancis tengah berada dalam kesulitan serius. "Tapi, jadwal yang saya susun adalah untuk membuat reformasi dan untuk keluar dari krisis lebih cepat dan lebih kuat," jelas Hollande.
Guna menekan tingginya jumlah pengangguran di Perancis, Hollande berjanji untuk menciptakan 150 ribu lapangan pekerjaan yang disponsori oleh negara untuk kaum muda kurang terampil dari daerah pedesaan. Selain itu, Hollande juga akan mendorong terciptanya 500 ribu kontrak dari perusahaan-perusahaan swasta bagi kaum muda di Perancis.
"Program ini diatur untuk melakukan segala sesuatu guna menekan angka pengangguran, menciptakan daya saing, dan pertumbuhan tenaga kerja. Saya tidak akan menyimpang, ini untuk kepentingan Perancis," tambah presiden.
Hollande, yang popularitasnya menurun akibat krisis ekonomi dan sosial, mengakui bahwa warga Perancis tengah berada dalam kesulitan serius. "Tapi, jadwal yang saya susun adalah untuk membuat reformasi dan untuk keluar dari krisis lebih cepat dan lebih kuat," jelas Hollande.
(esn)