Norovirus serang ratusan orang di Jepang
Senin, 31 Desember 2012 - 19:02 WIB
Norovirus serang ratusan orang di Jepang
A
A
A
Sindonews.com - Ratusan orang yang terinfeksi Norovirus menjalani perawatan di rumah sakit Yokohama, Jepang, Senin (31/12/2012).
"Sebanyak 112 orang yang terinfeksi norovirus menjalani perawatan di Rumah Sakit Yokohama Denentoshi. 82 orang di antaranya merupakan warga sipil, sementara 30 orang lainnya merupakan staf pemerintah Yokohama," ungkap seorang pejabat Yokohama seperti dilansir Xinhua, Senin (31/12/2012).
Norovirus merupakan penyebab penyakit gastroenteritis yang paling umum dan merupakan pemicu keracunan makanan. Peyakit yang mudah berkembang di lingkungan kurang higienis ini umumnya berkembang di Amerika Serikat.
Pejabat tersebut mengatakan sejak wabah ini mulai menyebar pada 29 Desember lalu. Sudah empat orang pasien meninggal di rumah sakit. Para pasien meninggal setelah mengalami ganguan pernapasan, diare, dan muntah muntah. Sementara, laporan kematian terbaru yang disebabkan oleh virus ini menimpa seorang wanita tua yang tinggal sebuah panti jompo di Kota Maebashi, di Prefecture Gunma.
"Selain seorang wanita tua itu, 17 orang juga mengalami gejala umum pasien terinveksi norovirus, yakni muntah dan diare," ungkap petugas panti.
Kementerian Jepang telah mendesak pemerintah Yokohama untuk segera membendung penyebaran wabah ini. Pemerintah setempat telah menerjunkan tim medis guna mengidentifikasi rute penyebaran virus ini, mereka telah melakukan empat kali uji coba pada semua pasien yang terinfeksi.
"Sebanyak 112 orang yang terinfeksi norovirus menjalani perawatan di Rumah Sakit Yokohama Denentoshi. 82 orang di antaranya merupakan warga sipil, sementara 30 orang lainnya merupakan staf pemerintah Yokohama," ungkap seorang pejabat Yokohama seperti dilansir Xinhua, Senin (31/12/2012).
Norovirus merupakan penyebab penyakit gastroenteritis yang paling umum dan merupakan pemicu keracunan makanan. Peyakit yang mudah berkembang di lingkungan kurang higienis ini umumnya berkembang di Amerika Serikat.
Pejabat tersebut mengatakan sejak wabah ini mulai menyebar pada 29 Desember lalu. Sudah empat orang pasien meninggal di rumah sakit. Para pasien meninggal setelah mengalami ganguan pernapasan, diare, dan muntah muntah. Sementara, laporan kematian terbaru yang disebabkan oleh virus ini menimpa seorang wanita tua yang tinggal sebuah panti jompo di Kota Maebashi, di Prefecture Gunma.
"Selain seorang wanita tua itu, 17 orang juga mengalami gejala umum pasien terinveksi norovirus, yakni muntah dan diare," ungkap petugas panti.
Kementerian Jepang telah mendesak pemerintah Yokohama untuk segera membendung penyebaran wabah ini. Pemerintah setempat telah menerjunkan tim medis guna mengidentifikasi rute penyebaran virus ini, mereka telah melakukan empat kali uji coba pada semua pasien yang terinfeksi.
(esn)