Inggris beri bantuan 1,25 juta Pound bagi warga Gaza
Rabu, 12 Desember 2012 - 21:57 WIB
Inggris beri bantuan 1,25 juta Pound bagi warga Gaza
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Pembangunan Internasional Inggris, Alan Duncan mengumumkan, bahwa negaranya memberi bantuan 1,25 juta Pound bagi warga Jalur Gaza. Seperti dikutip dari kantor berita WAFA, Rabu (12/12/2012), bantuan yang diberikan berupa bantuan medis dan tempat berlindung bagi 85 ribu warga Palestina yang terkena dampak konflik Gaza.
Selain tempat berlindung sementara, dana ini juga akan digunakan untuk membantu membangun kembali rumah-rumah yang rusak akibat serang udara Israel delama 8 hari, bulan lalu. Menurut Duncan, bantuan ini akan disalurkan melalui Komite Internasional Palang Merah (ICRC).
Bantuan juga akan digunakan ICRC untuk mendistribusikan bahan bangunan untuk perbaikan hampir 5.000 rumah yang rusak, memfasilitasi pengiriman ratusan ribu liter bahan bakar untuk pembangkit listrik di Gaza dan untuk memastikan listrik terus menyala di sejumlah rumah Sakit di daerah Shawa, sebelah utara Gaza.
"Kehidupan warga sipil di Gaza dan di Israel telah terbalik akibat konflik baru-baru ini. Kami sangat sedih dengan hilangnya sendi kehidupan di kedua belah pihak. Selagi kekerasan terus ada, Inggris akan membantu pendanaan,” kata Duncan.
Menurutnya, dana ini hanya untuk membantu memenuhi kebutuhan yang paling mendesak dari mereka yang terluka, kehilangan tempat tinggal atau terkena dampak konflik. “Kami tetap mendesak semua pihak untuk mengambil kesempatan ini guna menyelesaikan masalah mendasar di Gaza,” lanjut Duncan.
Selain tempat berlindung sementara, dana ini juga akan digunakan untuk membantu membangun kembali rumah-rumah yang rusak akibat serang udara Israel delama 8 hari, bulan lalu. Menurut Duncan, bantuan ini akan disalurkan melalui Komite Internasional Palang Merah (ICRC).
Bantuan juga akan digunakan ICRC untuk mendistribusikan bahan bangunan untuk perbaikan hampir 5.000 rumah yang rusak, memfasilitasi pengiriman ratusan ribu liter bahan bakar untuk pembangkit listrik di Gaza dan untuk memastikan listrik terus menyala di sejumlah rumah Sakit di daerah Shawa, sebelah utara Gaza.
"Kehidupan warga sipil di Gaza dan di Israel telah terbalik akibat konflik baru-baru ini. Kami sangat sedih dengan hilangnya sendi kehidupan di kedua belah pihak. Selagi kekerasan terus ada, Inggris akan membantu pendanaan,” kata Duncan.
Menurutnya, dana ini hanya untuk membantu memenuhi kebutuhan yang paling mendesak dari mereka yang terluka, kehilangan tempat tinggal atau terkena dampak konflik. “Kami tetap mendesak semua pihak untuk mengambil kesempatan ini guna menyelesaikan masalah mendasar di Gaza,” lanjut Duncan.
(esn)