Jerman tak setuju Israel bangun pemukiman di wilayah E-1
Kamis, 06 Desember 2012 - 20:40 WIB
Jerman tak setuju Israel bangun pemukiman di wilayah E-1
A
A
A
Sindonews.com – Meski merupakan negara sekutu kental Israel, namun Jerman tetap menyatakan rasa tidak setujunya pada rencana Israel membangun ribuan unit pemukiman baru di wilayah E-1. "Kami sepakat bahwa kami tidak setuju pada hal ini," kata Kanselir Jerman Angela Merkel saat konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Berlin, Jerman, Kamis (6/12/2012).
Jerman menganggap, konsep dua negara akan jadi solusi atas pertikaian berkepanjangan Palestina-Israel. Jerman pun memperingatkan Israel agar bekerja keras untuk solusi dua-negara dengan Palestina dan menghindari aksi-aksi sepihak yang membahayakan prospek perdamaian.
"Kami di Jerman percaya, upaya untuk menciptakan solusi dua negara harus dilanjutkan. Kita harus
terus berusaha untuk datang ke meja perundingan dan harus menghindari aksi sepihak," tambah Merkel, sambil tetap menegaskan dukungan Jerman terhadap keamanan Israel.
Meski tak mendapat dukungan dari sekutu kentalnya ini, namun Netanyahu tak merasa kehilangan dukungan dari Jerman. Pun dengan sikap sejumlah negara Eropa yang memanggil Duta-duta Besar Israel di negara masing-masing untuk menyamapaikan protes terhadap rencana pembangunan pemukiman di wilayah E-1.
"Saya tidak berpikir kami telah kehilangan dukungan dari Eropa. Tapi, jelas ada perbedaan pandangan di Eropa pada masalah pemukiman ini,” kata Netanyahu, seperti dikutip dari kantor berita Reuters.
Jerman secara tradisional menjadi salah satu sekutu terkuat Israel. Tapi, rencana pembangunan pemukiman di wilayah E-1, yang merupakan area paling sensitif di Tepi Barat, telah menyebabkan
badai protes internasional dan menciptakan kritik terbuka dari Berlin.
Jerman menganggap, konsep dua negara akan jadi solusi atas pertikaian berkepanjangan Palestina-Israel. Jerman pun memperingatkan Israel agar bekerja keras untuk solusi dua-negara dengan Palestina dan menghindari aksi-aksi sepihak yang membahayakan prospek perdamaian.
"Kami di Jerman percaya, upaya untuk menciptakan solusi dua negara harus dilanjutkan. Kita harus
terus berusaha untuk datang ke meja perundingan dan harus menghindari aksi sepihak," tambah Merkel, sambil tetap menegaskan dukungan Jerman terhadap keamanan Israel.
Meski tak mendapat dukungan dari sekutu kentalnya ini, namun Netanyahu tak merasa kehilangan dukungan dari Jerman. Pun dengan sikap sejumlah negara Eropa yang memanggil Duta-duta Besar Israel di negara masing-masing untuk menyamapaikan protes terhadap rencana pembangunan pemukiman di wilayah E-1.
"Saya tidak berpikir kami telah kehilangan dukungan dari Eropa. Tapi, jelas ada perbedaan pandangan di Eropa pada masalah pemukiman ini,” kata Netanyahu, seperti dikutip dari kantor berita Reuters.
Jerman secara tradisional menjadi salah satu sekutu terkuat Israel. Tapi, rencana pembangunan pemukiman di wilayah E-1, yang merupakan area paling sensitif di Tepi Barat, telah menyebabkan
badai protes internasional dan menciptakan kritik terbuka dari Berlin.
(esn)