Iran akan transfer teknologi ke Tunisia
Kamis, 06 Desember 2012 - 20:01 WIB
Iran akan transfer teknologi ke Tunisia
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Iran akan memberikan bantuan teknologi terbaru dan ilmu pengetahuan ke Tunisia. Hal ini disampaikan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dalam pertemuan dengan Menteri Pendidikan Tinggi dan Riset Ilmiah Tunisia, Mocef Ben Salem, di Teheran, Rabu (5/12/2012).
"Republik Islam Iran melihat tidak ada pembatasan untuk peningkatan hubungan dengan Tunisia, khususnya di bidang ilmiah dan penelitian," kata Ahmadinejad, seperti dikutip dari kantor berita FARS.
"Setiap kemajuan yang telah terjadi di Iran atau akan terjadi di masa depan, adalah milik semua saudara Muslim dan harus digunakan untuk kemajuan satu sama lain. Kita harus berada di samping satu sama lain dan mendukung langkah menuju pertumbuhan dan kemajuan satu sama lain," tambahnya.
Tunisia menyambut antusias sikap Iran ini. "Bangsa Tunisia akan berdiri di samping cita-cita dan keyakinan dari Revolusi Islam Iran, dengan kekuatan maksimum. Iran dan Tunisia memiliki budaya yang kaya, peradaban, dan sejarah dengan pesan bagi masyarakat dunia. Saya berharap, bahwa kita dapat mengulangi kejayaan masa lalu, melalui pengembangan hubungan dan kerja sama," ujar Salem.
Kesepakatan yang dijalin oleh Iran dan Tunisia meliputi pertukaran pengajar di universitas dan mahasiswa. Kedua negara juga menyepakati perencanaan program praktis untuk proyek-proyek bersama, pertukaran peneliti, dan menjalankan proyek bersama di bidang teknologi informasi, komunikasi, rekayasa genetika, bioteknologi, ilmu seismologi dan teknik.
"Republik Islam Iran melihat tidak ada pembatasan untuk peningkatan hubungan dengan Tunisia, khususnya di bidang ilmiah dan penelitian," kata Ahmadinejad, seperti dikutip dari kantor berita FARS.
"Setiap kemajuan yang telah terjadi di Iran atau akan terjadi di masa depan, adalah milik semua saudara Muslim dan harus digunakan untuk kemajuan satu sama lain. Kita harus berada di samping satu sama lain dan mendukung langkah menuju pertumbuhan dan kemajuan satu sama lain," tambahnya.
Tunisia menyambut antusias sikap Iran ini. "Bangsa Tunisia akan berdiri di samping cita-cita dan keyakinan dari Revolusi Islam Iran, dengan kekuatan maksimum. Iran dan Tunisia memiliki budaya yang kaya, peradaban, dan sejarah dengan pesan bagi masyarakat dunia. Saya berharap, bahwa kita dapat mengulangi kejayaan masa lalu, melalui pengembangan hubungan dan kerja sama," ujar Salem.
Kesepakatan yang dijalin oleh Iran dan Tunisia meliputi pertukaran pengajar di universitas dan mahasiswa. Kedua negara juga menyepakati perencanaan program praktis untuk proyek-proyek bersama, pertukaran peneliti, dan menjalankan proyek bersama di bidang teknologi informasi, komunikasi, rekayasa genetika, bioteknologi, ilmu seismologi dan teknik.
(esn)