Pengungsi di Austria ingin kehidupan lebih baik

Minggu, 25 November 2012 - 21:30 WIB
Pengungsi di Austria...
Pengungsi di Austria ingin kehidupan lebih baik
A A A
Sindonews.com - Ratusan pengunjuk rasa berkumpul di depan Churchin Votive di Wina, Austria, Sabtu (24/11/2012). Mereka menuntut hak pengungsi yang lebih baik di negara itu.

Para pengunjuk rasa yang sebagian besar adalah pengungsi itu, menuntut kondisi kehidupan yang lebih baik di kamp pengungsi di Traiskirchen. Mereka juga meminta pemerintah Austria untuk memperbaiki kebijakan tentang hak asasi manusia dari para pengungsi.

Gerakan protes ini dimulai pada pagi hari di pusat penerimaan suaka di Traiskirchen, sekitar 35 km dari Wina. Para pengunjuk rasa berjalan kaki menuju Churchin Votive, dan baru tiba di tempat itu pada di malam hari.

"Kami belum diizinkan untuk pergi ke sekolah selama berbulan-bulan sejak kami tinggal di kamp pengungsi di Traiskirchen. Kami juga perlu untuk mendapat pendidikan,” kata seorang pengungsi remaja dari Afghanistan pada kantor berita Xinhua.

Pengunjuk rasa lain mengatakan kepada Xinhua, bahwa kondisi hidup di pusat penerimaan suaka di Traiskirchen semakin parah. "Kamp ini dirancang untuk dihuni oleh sekitar 600 orang, tapi sekarang ada lebih dari 1.000 pengungsi yang tinggal di sana," ujarnya.

Salah satu aktivis mengatakan kepada Xinhua, bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Austria telah memperketat kebijakan soal pengungsi. Akibatnya, lebih sulit bagi para pengungsi untuk tinggal di negara tersebut.

Negara-negara Uni Eropa juga menghadapi masalah serupa dalam beberapa tahun terakhir. Meningkatnya jumlah pengungsi ini membuat pemerintah negera-negara Eropa untuk memperbaiki kebijakan mereka soal pengungsi.
(esn)
Berita Terkait
Dihantam Skandal Korupsi,...
Dihantam Skandal Korupsi, Kanselir Austria Mengundurkan Diri
Demi Uang Pensiun, Pria...
Demi Uang Pensiun, Pria di Austria Simpan Mayat Ibunya Selama Setahun
Ikuti Pameran Kitchen+Bathroom...
Ikuti Pameran Kitchen+Bathroom Indonesia, Blum Tawarkan Ragam Perlengkapan Furnitur
Fabio Di Giannantonio...
Fabio Di Giannantonio Absen di MotoGP Austria 2024 akibat Dislokasi Bahu
Covid-19 Melonjak, Austria...
Covid-19 Melonjak, Austria Terapkan Lockdown
Kentut di Depan Polisi,...
Kentut di Depan Polisi, Warga Austria Didenda Rp8 Juta
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
1 jam yang lalu
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
2 jam yang lalu
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
3 jam yang lalu
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
4 jam yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
5 jam yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
8 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved