Cegah serangan bom, Pakistan matikan jaringan seluler
Sabtu, 24 November 2012 - 20:19 WIB
Cegah serangan bom, Pakistan matikan jaringan seluler
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Pakistan selama beberapa jam akan mematikan beberapa saluran telepon seluler di tiga kota dan beberapa wilayah di sekitar pemukiman kelompok muslim Syiah saat memperingati perayaan Muharam, Sabtu (24/11/2012).
Menteri Dalam Negeri Pakistan, Rehman Malik mengatakan pemerintah terpaksa mengambil langkah ini guna meredam serangkaian serangan bom kelompok Sunni kepada kelompok Syian melalui media telepon seluler.
Pasalnya, intelijen Pakistan menerima informasi bahwa dalam beberapa hari ke depan akan ada serangan berencana di Ibu Kota Islamabad, Karachi dan Quetta.
"Serangan ini akan mencapai puncaknya saat kelompok Syiah memperingati tahun baru islam ini," terang Malik seperti diberitakan dalam the Star, Sabtu (24/11/2012).
Malik menambahkan, dalam 15 hari terakhir jumlah korban tewas akibat serangan bom dengan media telepon seluler telah menewaskan lebih dari 12 orang.
Pemerintah Pakistan juga telah menyiagakan 5.000 polisi untuk melakukan patroli di selama tiga hari di Karachi, hari saat perayaan Muharam dan dua hari setelahnya.
Sekadar informasi, perayaan Muharam Kelompok muslim Syiah untuk memperingati pertempuran Karbala yang menewaskan cucu Nabi Muhammad dan seorang anggota keluarga lainnya.
Menteri Dalam Negeri Pakistan, Rehman Malik mengatakan pemerintah terpaksa mengambil langkah ini guna meredam serangkaian serangan bom kelompok Sunni kepada kelompok Syian melalui media telepon seluler.
Pasalnya, intelijen Pakistan menerima informasi bahwa dalam beberapa hari ke depan akan ada serangan berencana di Ibu Kota Islamabad, Karachi dan Quetta.
"Serangan ini akan mencapai puncaknya saat kelompok Syiah memperingati tahun baru islam ini," terang Malik seperti diberitakan dalam the Star, Sabtu (24/11/2012).
Malik menambahkan, dalam 15 hari terakhir jumlah korban tewas akibat serangan bom dengan media telepon seluler telah menewaskan lebih dari 12 orang.
Pemerintah Pakistan juga telah menyiagakan 5.000 polisi untuk melakukan patroli di selama tiga hari di Karachi, hari saat perayaan Muharam dan dua hari setelahnya.
Sekadar informasi, perayaan Muharam Kelompok muslim Syiah untuk memperingati pertempuran Karbala yang menewaskan cucu Nabi Muhammad dan seorang anggota keluarga lainnya.
(esn)