Hamas menyatakan kemenangan setelah gencatan senjata
Kamis, 22 November 2012 - 07:20 WIB
Hamas menyatakan kemenangan setelah gencatan senjata
A
A
A
Sindonews.com – Hamas bereaksi terhadap kesepakatan gencatan senjata yang digagas oleh Mesir dan diumumkan pada Rabu (21/11/2012) malam. Hamas menyatakan "kemenangan" atas Israel. Warga Palestina di Jalur Gaza bereaksi terhadap pengumuman gencatan senjata dengan turun ke jalan untuk merayakan "kemenangan" Hamas ini.
Perayaan serupa juga dilaporkan di beberapa kota di Tepi Barat pada Rabu malam. Para pengemudi membunyikan klakson mobil mereka dan mengungkapkan kegembiraan mereka atas kesepakatan gencatan senjata.
Warga lain membagi-bagikan permen untuk mengekspresikan kegembiraan mereka atas kesepakatan gencatan senjata. Beberap warga yang membawa senjata, melepaskan tembakan ke udara di Kota Gaza, sementara yang lain mencium tanah sebagai tanda kegembiraan.
Warga Palestina juga meneriakkan slogan-slogan untuk mendukung Hamas, Jihad Islam, dan kelompok-kelompok militan Palestina lainnya di Jalur Gaza.
Sumber di Jalur Gaza mengatakan bahwa kepemimpinan Hamas menginstruksikan anggotanya untuk mematuhi gencatan senjata dan menghentikan penembakan ke wilayah Israel.
"Sejarah akan menyebutkan, bahwa Gaza pernah memukul Tel Aviv dan Yerusalem dengan roket," ujar seorang aktivis Hamas di Kota Gaza seperti dikutip dari Jpost. "Hari ini kami menang. Ini adalah kemenangan dari Allah," lanjutnya.
Ahmed Bahr, seorang pejabat senior Hamas, menyambut kesepakatan gencatan senjata ini. "Kelompok-kelompok perlawanan telah mencapai kemenangan bersejarah dan membuka jalan bagi perang membebaskan Palestina," ujarnya.
Bahr memuji Mesir, Qatar, dan Turki untuk peran mereka dalam mencapai perjanjian gencatan senjata. Komite Perlawanan Rakyat juga menyatakan kemenangan dan mengklaim bahwa Israel telah menyerah pada kondisi untuk gencatan senjata.
"Pendudukan dan tentaranya dipaksa untuk menerima kondisi gencatan senjata," kata Abu Ataya, Juru Bicara Komite Perlawanan Rakyat Palestina. "Ini adalah kemenangan besar," tambahnya.
Perayaan serupa juga dilaporkan di beberapa kota di Tepi Barat pada Rabu malam. Para pengemudi membunyikan klakson mobil mereka dan mengungkapkan kegembiraan mereka atas kesepakatan gencatan senjata.
Warga lain membagi-bagikan permen untuk mengekspresikan kegembiraan mereka atas kesepakatan gencatan senjata. Beberap warga yang membawa senjata, melepaskan tembakan ke udara di Kota Gaza, sementara yang lain mencium tanah sebagai tanda kegembiraan.
Warga Palestina juga meneriakkan slogan-slogan untuk mendukung Hamas, Jihad Islam, dan kelompok-kelompok militan Palestina lainnya di Jalur Gaza.
Sumber di Jalur Gaza mengatakan bahwa kepemimpinan Hamas menginstruksikan anggotanya untuk mematuhi gencatan senjata dan menghentikan penembakan ke wilayah Israel.
"Sejarah akan menyebutkan, bahwa Gaza pernah memukul Tel Aviv dan Yerusalem dengan roket," ujar seorang aktivis Hamas di Kota Gaza seperti dikutip dari Jpost. "Hari ini kami menang. Ini adalah kemenangan dari Allah," lanjutnya.
Ahmed Bahr, seorang pejabat senior Hamas, menyambut kesepakatan gencatan senjata ini. "Kelompok-kelompok perlawanan telah mencapai kemenangan bersejarah dan membuka jalan bagi perang membebaskan Palestina," ujarnya.
Bahr memuji Mesir, Qatar, dan Turki untuk peran mereka dalam mencapai perjanjian gencatan senjata. Komite Perlawanan Rakyat juga menyatakan kemenangan dan mengklaim bahwa Israel telah menyerah pada kondisi untuk gencatan senjata.
"Pendudukan dan tentaranya dipaksa untuk menerima kondisi gencatan senjata," kata Abu Ataya, Juru Bicara Komite Perlawanan Rakyat Palestina. "Ini adalah kemenangan besar," tambahnya.
(esn)