Israel-Hamas setujui gencatan senjata
Kamis, 22 November 2012 - 07:00 WIB
Israel-Hamas setujui gencatan senjata
A
A
A
Sindonews.com – Kesepakatan damai antara Israel dengan militan Palestina, Hamas, akhirnya tercapai. Pernyataan gencatan senjata ini disampaikan Menteri Luar Negeri Mesir Mohammed Kamel Amr dan Menteri Luar Negeri AS Hillary Rodham Clinton di Kairo, Mesir, Rabu (21/11/2012) malam.
"Upaya ini telah menghasilkan pemahaman untuk gencatan senjata dan mengembalikan kondisi tenang dan menghentikan pertumpahan darah dalam periode terakhir," kata Amr.
Kesepakatan damai ini mengkahiri delapan hari Operasi Benteng Pertahanan yang dilancarkan Israel ke wilayah Palestina di Jalur Gaza. Sepanjang serangan militer Israel ini, 146 warga Palestina tewas. Lebih dari separuh korban tewas adalah warga sipil, termasuk 36 anak.
Sementara hampir 1.400 roket telah ditembakkan militan Palestina ke wilayah Israel. Serangan ini menewaskan empat warga sipil Israel dan seorang prajurit Israel.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyetujui gencatan senjata dengan Hamas di Gaza. Ia mengatakan, gencatan senjata ini memungkinkan warga Israel untuk kembali ke rutinitas normal mereka.
Pernyataan ini disampaikan Netanyahu dalam konferensi pers bersama dengan Menteri Pertahanan Ehud Barak dan Menteri Luar Negeri Avigdor Liberman. Netanyahu berterima kasih kepada Menlu AS Hillary Clinton untuk membantu mengamankan kesepakatan gencatan senjata di Mesir. Dia juga menyuarakan rasa terima kasihnya kepada Presiden AS Barack Obama.
“Presiden Barack Obama menunjukkan dukungan tak tergoyahkan untuk hak Israel membela diri. AS dan Israel akan bekerjasama maju dalam menghentikan penyelundupan senjata dari Iran ke Jalur Gaza,” kata Netanyahu.
"Upaya ini telah menghasilkan pemahaman untuk gencatan senjata dan mengembalikan kondisi tenang dan menghentikan pertumpahan darah dalam periode terakhir," kata Amr.
Kesepakatan damai ini mengkahiri delapan hari Operasi Benteng Pertahanan yang dilancarkan Israel ke wilayah Palestina di Jalur Gaza. Sepanjang serangan militer Israel ini, 146 warga Palestina tewas. Lebih dari separuh korban tewas adalah warga sipil, termasuk 36 anak.
Sementara hampir 1.400 roket telah ditembakkan militan Palestina ke wilayah Israel. Serangan ini menewaskan empat warga sipil Israel dan seorang prajurit Israel.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyetujui gencatan senjata dengan Hamas di Gaza. Ia mengatakan, gencatan senjata ini memungkinkan warga Israel untuk kembali ke rutinitas normal mereka.
Pernyataan ini disampaikan Netanyahu dalam konferensi pers bersama dengan Menteri Pertahanan Ehud Barak dan Menteri Luar Negeri Avigdor Liberman. Netanyahu berterima kasih kepada Menlu AS Hillary Clinton untuk membantu mengamankan kesepakatan gencatan senjata di Mesir. Dia juga menyuarakan rasa terima kasihnya kepada Presiden AS Barack Obama.
“Presiden Barack Obama menunjukkan dukungan tak tergoyahkan untuk hak Israel membela diri. AS dan Israel akan bekerjasama maju dalam menghentikan penyelundupan senjata dari Iran ke Jalur Gaza,” kata Netanyahu.
(esn)