Turki: Israel negara teroris
Senin, 19 November 2012 - 22:29 WIB
Turki: Israel negara teroris
A
A
A
Sindonews.com - Perdana Menteri Turki, Tayyip Erdogan, menggambarkan Israel sebagai negara teroris karena melakukan pemboman di Gaza. Pernyataan ini disampaikan Erdogan, Senin (19/11/2012).
"Mereka yang mengaitkan Islam dengan terorisme, kini menutup mata mereka dalam menghadapi pembunuhan masal umat Islam, memutar kepala mereka dari pembantaian anak-anak di Gaza," kata Erdogan dalam konferensi Dewan Eurasia Islam di Istanbul, Turki, seperti dikutip dari Jpost.
"Untuk alasan ini, saya mengatakan bahwa Israel adalah negara teroris dan tindakan yang mereka lakukan adalah tindakan teroris," tandas Erdogan.
Hubungan antara Israel dan Turki memang telah hancur. Satu-satunya negara Muslim yang pernah jadi sekutu Israel ini tak mau lagi menjalin hubungan diplomatik sejak 2010. Keretakan hubungan ini dipicu tindakan marinr Israel yang menyerbu kapal bantuan Turki yang hendak memberikan bantuan pada warga Palestina di Jalur Gaza.
Akibat serangan marinir Israel ini, 9 warga Turki tewas. Turki pun langsung mengusir Duta Besar Israel untuk Turki dan membekukan kerjasama militer. Awal bulan ini Turki membuka sidang in absentia atas empat mantan komandan militer Israel yang bertanggungjawab pada serangan 2010.
Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu akan mengunungi Gaza pada Selasa (20/11/2012). Davutoglu akan datang bersama dengan Menlu negara-negara Liga Arab lainnya.
"Mereka yang mengaitkan Islam dengan terorisme, kini menutup mata mereka dalam menghadapi pembunuhan masal umat Islam, memutar kepala mereka dari pembantaian anak-anak di Gaza," kata Erdogan dalam konferensi Dewan Eurasia Islam di Istanbul, Turki, seperti dikutip dari Jpost.
"Untuk alasan ini, saya mengatakan bahwa Israel adalah negara teroris dan tindakan yang mereka lakukan adalah tindakan teroris," tandas Erdogan.
Hubungan antara Israel dan Turki memang telah hancur. Satu-satunya negara Muslim yang pernah jadi sekutu Israel ini tak mau lagi menjalin hubungan diplomatik sejak 2010. Keretakan hubungan ini dipicu tindakan marinr Israel yang menyerbu kapal bantuan Turki yang hendak memberikan bantuan pada warga Palestina di Jalur Gaza.
Akibat serangan marinir Israel ini, 9 warga Turki tewas. Turki pun langsung mengusir Duta Besar Israel untuk Turki dan membekukan kerjasama militer. Awal bulan ini Turki membuka sidang in absentia atas empat mantan komandan militer Israel yang bertanggungjawab pada serangan 2010.
Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu akan mengunungi Gaza pada Selasa (20/11/2012). Davutoglu akan datang bersama dengan Menlu negara-negara Liga Arab lainnya.
(esn)