Serangan balasan Israel hantam gudang senjata militan
Selasa, 13 November 2012 - 16:22 WIB
Serangan balasan Israel hantam gudang senjata militan
A
A
A
Sindonews.com - Jet tempur Israel, Selasa (13/11/2012), dini hari meluncurkan dua buah roket ke gudang penyimpanan senjata militan Palestina yang terletak di Jalur Gaza.
Seperti diberitakan dalam thestar, Pejabat militer Israel mengatakan, serangan yang dilakukan atas gudang penyimpanan senjata militan Palestina itu tepat sasaran. Ditambahkannya, tidak ada korban tewas dalam serangan yang mengakibatkan ledakan besar ini.
Pejabat militer Israel memperingatkan, bahwa serangan ini merupakan sebuah peringatakan keras bagi militan Palestina yang meluncurkan serangan ke negara Yahudi. Militer Israel mengatakan, serangan tersebut juga merupakan serangan balas atas puluhan roket yang telah ditembakan ke Jalur Gaza.
Dikabarkan, Pemimpin Hamas telah bertemu dengan kelompok Jihad Islam dan kelompok militan lain di Palestina untuk merundingkan serangan yang pantas untuk membalas setiap serangan Israel.
Seperti diberitakan Radio Israel sebelum serangan, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menggelar pertemuan dengan Menteri Pertahanan Ehud Barak dan Kepala Militer Letnan Jenderal Benny Gantz, serta sembilan Menteri Senior untuk memutuskan serangan pada militan Palestina.
Kabarnya, serangan roket yang masuk ke wilayah Israel pasa Senin (12/11/2012), dilakukan oleh organisasi Salafi, pihak yang menolak kelompok Hamas berkuasa di jalur Gaza.
Seperti diketahui, aksi saling serangan antara pasukan Israel dan militan Palestina telah masuk pada hari ke empat. Situasi di Gaza kembali memanas saat empat orang tentara Israel terluka akibat aksi penyerangan di perbatasan Gaza , Sabtu (10/11/2012). Pemerintah Isreal yang tidak terima dengan tindakan militan, langsung mengerahkan tank dan jet tempur. Serangan tersebut menewaskan empat warga sipil Palestina dan melukai lebih dari 40 orang.
Seperti diberitakan dalam thestar, Pejabat militer Israel mengatakan, serangan yang dilakukan atas gudang penyimpanan senjata militan Palestina itu tepat sasaran. Ditambahkannya, tidak ada korban tewas dalam serangan yang mengakibatkan ledakan besar ini.
Pejabat militer Israel memperingatkan, bahwa serangan ini merupakan sebuah peringatakan keras bagi militan Palestina yang meluncurkan serangan ke negara Yahudi. Militer Israel mengatakan, serangan tersebut juga merupakan serangan balas atas puluhan roket yang telah ditembakan ke Jalur Gaza.
Dikabarkan, Pemimpin Hamas telah bertemu dengan kelompok Jihad Islam dan kelompok militan lain di Palestina untuk merundingkan serangan yang pantas untuk membalas setiap serangan Israel.
Seperti diberitakan Radio Israel sebelum serangan, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menggelar pertemuan dengan Menteri Pertahanan Ehud Barak dan Kepala Militer Letnan Jenderal Benny Gantz, serta sembilan Menteri Senior untuk memutuskan serangan pada militan Palestina.
Kabarnya, serangan roket yang masuk ke wilayah Israel pasa Senin (12/11/2012), dilakukan oleh organisasi Salafi, pihak yang menolak kelompok Hamas berkuasa di jalur Gaza.
Seperti diketahui, aksi saling serangan antara pasukan Israel dan militan Palestina telah masuk pada hari ke empat. Situasi di Gaza kembali memanas saat empat orang tentara Israel terluka akibat aksi penyerangan di perbatasan Gaza , Sabtu (10/11/2012). Pemerintah Isreal yang tidak terima dengan tindakan militan, langsung mengerahkan tank dan jet tempur. Serangan tersebut menewaskan empat warga sipil Palestina dan melukai lebih dari 40 orang.
(esn)