Karzai minta India latih militer & polisi Afghanistan
Selasa, 13 November 2012 - 12:02 WIB
Karzai minta India latih militer & polisi Afghanistan
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah India menyanggupi permintaan Presiden Afghanistan, Hamid Karzai untuk memberikan pelatihan bagi anggota polisi dan militer Afghanistan.
"Kami ingin meningkatkan apa yang menjadi kebutuhan dan harapan bagi Afghanistan. Dan kami akan menanggapinya," ungkap Menteri Luar Negeri India, Salman Khurshid seperti dilansir thestar,Selasa (13/11/2012).
Khurshid mengatakan, Presiden Afghanistan dalam kunjunganya ke India, Senin (12/11/2012), meminta pemerintah India memberikan pelatihan bagi polisi dan militer Afghanistan. Hal ini perlu dilakukan, mengingat pada 2014 mendatang, semua pasukan perdamaian NATO akan ditarik keluar dari Afghanistan
Khurshid mengatakan, India secara bertahap akan mengembangkan program untuk melatih pejabat militer dan polisi Afghanistan, sesuai dengan keahlian yang mereka butuhkan di lapangan.
Pemerintah India mengaku khawatir jika kekuatan militan Taliban bangkit pasca penarikan pasukan NATO. Pemerintah India akan membantu Afghanistan di bidang keamanan dan ekonomi dengan sangat hati-hati, sebab India tidak ingin memicu ketegangan hubungan dengan Pemerintah Pakistan.
"Bantuan ini tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa, karena hal tersebut bisa menjadi sebuah peringatan bagi orang-orang," ungkap Khurshid.
Juni lalu, Menteri Pertahanan AS Leon Panetta telah lebih awal meminta India untuk mendukung pasukan keamanan Afghanistan saat negara barat bersiap menarik semua tentara NATO dari Afghanistan pada 2014 mendatang.
"Kami ingin meningkatkan apa yang menjadi kebutuhan dan harapan bagi Afghanistan. Dan kami akan menanggapinya," ungkap Menteri Luar Negeri India, Salman Khurshid seperti dilansir thestar,Selasa (13/11/2012).
Khurshid mengatakan, Presiden Afghanistan dalam kunjunganya ke India, Senin (12/11/2012), meminta pemerintah India memberikan pelatihan bagi polisi dan militer Afghanistan. Hal ini perlu dilakukan, mengingat pada 2014 mendatang, semua pasukan perdamaian NATO akan ditarik keluar dari Afghanistan
Khurshid mengatakan, India secara bertahap akan mengembangkan program untuk melatih pejabat militer dan polisi Afghanistan, sesuai dengan keahlian yang mereka butuhkan di lapangan.
Pemerintah India mengaku khawatir jika kekuatan militan Taliban bangkit pasca penarikan pasukan NATO. Pemerintah India akan membantu Afghanistan di bidang keamanan dan ekonomi dengan sangat hati-hati, sebab India tidak ingin memicu ketegangan hubungan dengan Pemerintah Pakistan.
"Bantuan ini tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa, karena hal tersebut bisa menjadi sebuah peringatan bagi orang-orang," ungkap Khurshid.
Juni lalu, Menteri Pertahanan AS Leon Panetta telah lebih awal meminta India untuk mendukung pasukan keamanan Afghanistan saat negara barat bersiap menarik semua tentara NATO dari Afghanistan pada 2014 mendatang.
(esn)