7,4 Gempa SR tewaskan 48 penduduk Guatemala
Kamis, 08 November 2012 - 12:12 WIB
7,4 Gempa SR tewaskan 48 penduduk Guatemala
A
A
A
Sindonews.com - Gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) menguncang pesisir Pasifik Guatemala, Rabu (7/11/2012) pukul 10.35 waktu setempat.
Akibat gempa, 48 orang ditemukan tewas tertimbun bangunan yang hancur. Sebanyak 40 korban tewas berasal dari Provinsi San Marcos, dan delapan lainnya di negara tetangga Quetzaltenango.
Seperti dilansir dalam BBC.co.uk, Kamis (8/11/2012), Gempa berkekuatan 7,4 SR yang berpusat di kota Champerico, Guetamala, mengakibatkan jalan raya longsor dan menghancurkan 14 bangunan di kota Quetzaltenango.
Presiden Guetemala Otto Perez Molina menyatakan situasi darurat pasca gempa. Dia meminta rakyatnya agar waspada dan melakukan antisipasi dengan menjauhi gedung-gedung tinggi.
Pasalnya, puluhan gempa susulan masih terjadi. Empat di antaranya berkekuatan 5 SR.
"Suasana menyedihkan terjadi di sini, saya bertemu dengan orang orang yang menunggu saudara mereka yang ditemukan dari dalam reruntuhan bangunan," ungkap Perez Molina di kota San Marcos.
Perez Molina mengatakan belum diketahui pasti berapa jumlah korban hilang akibat gempa besar ini. Namun diperkirakan jumlah mereka mencapai 100 orang. Sementara itu, 15 orang dilaporkan masih tertimbun dalam reruntuhan.
"Gempa ini merupakan sebuah tragedi, dan kami semua harus membantu semua keluarga yang menderita," imbuh Perez Molina.
Saat ini petugas masih berusaha melakukan evakuasi korban dan memulihkan akses ke kawasan yang terdampak gempa. Diperkirakan proses ini membutuhkan waktu 24 jam.
Sementara itu, Menteri Energi Guatemala mengatakan, akibat gempa 73 ribu warga Guetemala kini tidak mendapat aliran listrik.
Pusat Peringatan Tsunami Pasifik Amerika Serikat mengatakan gempa tidak berpotensi tsunami. Namun lembaga itu mengatakan, "Gempa dengan kekuatan seperti ini terkadang memicu tsunami lokal yang bisa berbahaya di sepanjang pesisir pantai yang terletak ratusan kilometer dari pusat gempa."
Direktur Institut Seismologi Guatemala Eddy Sanchez mengatakan, gempa ini merupakan gempa terkuat di tiga dasawarsa terakhir. Guatemala pernah diguncang gempa berkuatan 7,5 SR pada tahun 1975. Gempa besar itu menewaskan 25 ribu warga.
Akibat gempa, 48 orang ditemukan tewas tertimbun bangunan yang hancur. Sebanyak 40 korban tewas berasal dari Provinsi San Marcos, dan delapan lainnya di negara tetangga Quetzaltenango.
Seperti dilansir dalam BBC.co.uk, Kamis (8/11/2012), Gempa berkekuatan 7,4 SR yang berpusat di kota Champerico, Guetamala, mengakibatkan jalan raya longsor dan menghancurkan 14 bangunan di kota Quetzaltenango.
Presiden Guetemala Otto Perez Molina menyatakan situasi darurat pasca gempa. Dia meminta rakyatnya agar waspada dan melakukan antisipasi dengan menjauhi gedung-gedung tinggi.
Pasalnya, puluhan gempa susulan masih terjadi. Empat di antaranya berkekuatan 5 SR.
"Suasana menyedihkan terjadi di sini, saya bertemu dengan orang orang yang menunggu saudara mereka yang ditemukan dari dalam reruntuhan bangunan," ungkap Perez Molina di kota San Marcos.
Perez Molina mengatakan belum diketahui pasti berapa jumlah korban hilang akibat gempa besar ini. Namun diperkirakan jumlah mereka mencapai 100 orang. Sementara itu, 15 orang dilaporkan masih tertimbun dalam reruntuhan.
"Gempa ini merupakan sebuah tragedi, dan kami semua harus membantu semua keluarga yang menderita," imbuh Perez Molina.
Saat ini petugas masih berusaha melakukan evakuasi korban dan memulihkan akses ke kawasan yang terdampak gempa. Diperkirakan proses ini membutuhkan waktu 24 jam.
Sementara itu, Menteri Energi Guatemala mengatakan, akibat gempa 73 ribu warga Guetemala kini tidak mendapat aliran listrik.
Pusat Peringatan Tsunami Pasifik Amerika Serikat mengatakan gempa tidak berpotensi tsunami. Namun lembaga itu mengatakan, "Gempa dengan kekuatan seperti ini terkadang memicu tsunami lokal yang bisa berbahaya di sepanjang pesisir pantai yang terletak ratusan kilometer dari pusat gempa."
Direktur Institut Seismologi Guatemala Eddy Sanchez mengatakan, gempa ini merupakan gempa terkuat di tiga dasawarsa terakhir. Guatemala pernah diguncang gempa berkuatan 7,5 SR pada tahun 1975. Gempa besar itu menewaskan 25 ribu warga.
(esn)