Bom robek atap gereja, pengawal pastor tewas
Senin, 05 November 2012 - 15:06 WIB
Bom robek atap gereja, pengawal pastor tewas
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah granat meledak di atap gereja yang terletak di kota Garissa, di wilayah timur Kenya, Minggu (5/11/2012). Akibat ledakan ini, seorang polisi yang mengawal pastor dilaporkan tewas, sementara 11 orang lainnya menderita luka-luka.
Saksi mata mengatakan, seorang melemparkan sebuah granat ke atas atap besi gereja dari luar kompleks. Serangan terjadi saat sejumlah petugas dan sejumlah jemaat tengah melakukan doa mingguan.
"Diyakini bom tersebut dilemparkan oleh pengendara motor. Sebab, sebelum granat meledak, asap menembus langit-langit gereja," ungkap seorang polisi yang sedang bertugas di lokasi kejadian.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, polisi Kenya sangat mencurigai kelompok militan al-Shabab.
Kelompok militan asal Somalia ini tidak menerima keputusan pemerintah Kenya yang mengutus pasukan untuk memberantas militan al-Shabab di Somalia.
Akibat serangan ini, Kepala polisi daerah Garissa, Philip Tuimur, telah melancarkan operasi pencarian pelaku penyarangan.
Al-Shabab sering kali menyerang Ibu Kota Nairobi dan wilayah pelabuhan Mombasa sejak Oktober lalu. Juli lalu, gereja berbeda yang terletak di Kota Garissa, juga menjadi sasaran aksi pengeboman. Akibat serangan yang diduga dilakukan oleh militan al-Shabab tersebut, 15 orang dilaporkan tewas.
Saksi mata mengatakan, seorang melemparkan sebuah granat ke atas atap besi gereja dari luar kompleks. Serangan terjadi saat sejumlah petugas dan sejumlah jemaat tengah melakukan doa mingguan.
"Diyakini bom tersebut dilemparkan oleh pengendara motor. Sebab, sebelum granat meledak, asap menembus langit-langit gereja," ungkap seorang polisi yang sedang bertugas di lokasi kejadian.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, polisi Kenya sangat mencurigai kelompok militan al-Shabab.
Kelompok militan asal Somalia ini tidak menerima keputusan pemerintah Kenya yang mengutus pasukan untuk memberantas militan al-Shabab di Somalia.
Akibat serangan ini, Kepala polisi daerah Garissa, Philip Tuimur, telah melancarkan operasi pencarian pelaku penyarangan.
Al-Shabab sering kali menyerang Ibu Kota Nairobi dan wilayah pelabuhan Mombasa sejak Oktober lalu. Juli lalu, gereja berbeda yang terletak di Kota Garissa, juga menjadi sasaran aksi pengeboman. Akibat serangan yang diduga dilakukan oleh militan al-Shabab tersebut, 15 orang dilaporkan tewas.
(esn)