13 warga Damaskus ditemukan tewas
Rabu, 24 Oktober 2012 - 19:40 WIB
13 warga Damaskus ditemukan tewas
A
A
A
Sindonews.com - Kelompok teroris bersenjata diberitakan telah membunuh 13 orang warga sipil di pinggiran Ibu Kota Damaskus, Suriah, Rabu (24/10/2012). Para aktivis di Suriah menuduh Komite Koordinasi Lokal sebagai pelaku penyerangan.
Seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (24/10/2012)pembantaian ini terjadi di pinggiran wilyah Douma, salah satu wilayah yang dikuasai oleh kelompok ekstrimis Islam Brigade. Korban tewas terdiri dari 9 pria, satu wanita, dan tiga orang anak.
Douma terletak di pinggiran Damaskus. Wilayah ini acap kali menjadi lokasi pecahnya pertempuran sengit antara pasukan pemerintah dan pemberontak bersenjata Suriah.
Sementara itu, radio lokal Suriah, Sham FM, mengabarkan sebuah bom mobil meledak di sebuah pos pemeriksaan di al-Qantari, Suriah utara. Lokasi ini berada di sebuah jalan raya yang menghubungkan provinsi-provinsi Utara Raqqa dan Hasaka. Sampai berita ini diturunkan, jumlah korban tewas dan luka-luka belum bisa dipastikan.
Pembantaian ini terjadi saat Utusan PBB dan Liga Arab untuk krisis Suriah, Lakhdar Brahimi, mengatakan kalau pemerintah Suriah telah setuju untuk mematuhi gencatan senjata selama libur Hari Raya Idul Adha.
Seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (24/10/2012)pembantaian ini terjadi di pinggiran wilyah Douma, salah satu wilayah yang dikuasai oleh kelompok ekstrimis Islam Brigade. Korban tewas terdiri dari 9 pria, satu wanita, dan tiga orang anak.
Douma terletak di pinggiran Damaskus. Wilayah ini acap kali menjadi lokasi pecahnya pertempuran sengit antara pasukan pemerintah dan pemberontak bersenjata Suriah.
Sementara itu, radio lokal Suriah, Sham FM, mengabarkan sebuah bom mobil meledak di sebuah pos pemeriksaan di al-Qantari, Suriah utara. Lokasi ini berada di sebuah jalan raya yang menghubungkan provinsi-provinsi Utara Raqqa dan Hasaka. Sampai berita ini diturunkan, jumlah korban tewas dan luka-luka belum bisa dipastikan.
Pembantaian ini terjadi saat Utusan PBB dan Liga Arab untuk krisis Suriah, Lakhdar Brahimi, mengatakan kalau pemerintah Suriah telah setuju untuk mematuhi gencatan senjata selama libur Hari Raya Idul Adha.
(esn)