Israel hadang kapal batuan asing ke Gaza
Sabtu, 20 Oktober 2012 - 19:15 WIB
Israel hadang kapal batuan asing ke Gaza
A
A
A
Sindonews.com - Angkatan Laut (AL) Israel menghadang kapal Estelle yang mengangkut puluhan aktivis pro-Palestina yang berusaha menerobos blokade maritim di wilayah Jalur Gaza, Palestina, Sabtu (20/10/2012).
Seperti diberitakan BBC.co.uk, Sabtu (20/10/2012) kapal berbendera Finlandia ini meninggalkan Neples pada 7 Oktober lalu dan mengangkut 20 orang aktivis pro-Palestina termasuk lima anggota parlemen dari Eropa dari depalan negara yang berbeda.
Sementara itu, dalam sebuah pernyataan resmi juru bicara pertahanan Israel membenarkan bahwa AL Israel telah menyerbu kapal Estelle dan tidak ada korban luka dalam serangan ini.
Militer Israel lantas menggiring kapal yang mengangkut sejumlah barang bantuan seperti semen dan bantuan medis ini menuju pelabuhan Ashood di Israel selatan.
Seperti diketahui sebelumnya, Israel berjanji tidak akan mengizinkan kapal memasuki wilayah Gaza setelah Hamas berhasil mengambil alih wilayah Gaza setelah menang mutlak dalam pemilihan umum 2007 lalu.
Insiden pemblokiran bantuan bagi warga Gaza lewat jalur maritim ini sempat terjadi sebelumnya. Dua tahun lalu, sembilan aktivis pro-Palestina dari Turki yang berada di atas kapal Mavi Marmara tewas dalam serangan Angkatan Laut Israel terhadap iring-iringan kapal yang membawa bantuan menuju Gaza.
Pemerintah Palestina mengatakan aksi blokade militer Israel terhadap wilayah Gaza menjadi sebuah hukuman bagi penduduk Gaza dan wilayah sepanjang pantai Mediterania. Namun, Israel meyakini bahwa blokade bertujuan untuk menghentikan pasokan senjata untuk menekan pemerintahan Hamas.
Sementara itu tekanan internasional terhadap Israel terus meningkat paska penyerbuan berdarah 2010 lalu. Israel akhirnya melonggarkan blokade dan memungkinkan distribusi pasok pangan lebih banyak ke Gaza. Namun, Isreal tetap membatasi pergerakan bahan bangunan.
Seperti diberitakan BBC.co.uk, Sabtu (20/10/2012) kapal berbendera Finlandia ini meninggalkan Neples pada 7 Oktober lalu dan mengangkut 20 orang aktivis pro-Palestina termasuk lima anggota parlemen dari Eropa dari depalan negara yang berbeda.
Sementara itu, dalam sebuah pernyataan resmi juru bicara pertahanan Israel membenarkan bahwa AL Israel telah menyerbu kapal Estelle dan tidak ada korban luka dalam serangan ini.
Militer Israel lantas menggiring kapal yang mengangkut sejumlah barang bantuan seperti semen dan bantuan medis ini menuju pelabuhan Ashood di Israel selatan.
Seperti diketahui sebelumnya, Israel berjanji tidak akan mengizinkan kapal memasuki wilayah Gaza setelah Hamas berhasil mengambil alih wilayah Gaza setelah menang mutlak dalam pemilihan umum 2007 lalu.
Insiden pemblokiran bantuan bagi warga Gaza lewat jalur maritim ini sempat terjadi sebelumnya. Dua tahun lalu, sembilan aktivis pro-Palestina dari Turki yang berada di atas kapal Mavi Marmara tewas dalam serangan Angkatan Laut Israel terhadap iring-iringan kapal yang membawa bantuan menuju Gaza.
Pemerintah Palestina mengatakan aksi blokade militer Israel terhadap wilayah Gaza menjadi sebuah hukuman bagi penduduk Gaza dan wilayah sepanjang pantai Mediterania. Namun, Israel meyakini bahwa blokade bertujuan untuk menghentikan pasokan senjata untuk menekan pemerintahan Hamas.
Sementara itu tekanan internasional terhadap Israel terus meningkat paska penyerbuan berdarah 2010 lalu. Israel akhirnya melonggarkan blokade dan memungkinkan distribusi pasok pangan lebih banyak ke Gaza. Namun, Isreal tetap membatasi pergerakan bahan bangunan.
(aww)