Politisi Afsel dituduh memperkosa gadis remaja
Kamis, 18 Oktober 2012 - 23:22 WIB
Politisi Afsel dituduh memperkosa gadis remaja
A
A
A
Sindonews.com – Seorang politisi anggota African National Congress (ANC), Maxwell Nemadzivhanani, ditangkap dan dijatuhi dakwaan memperkosa seorang gadis remaja. Seperti dikutip dari Iol.co.za, Kamis (18/10/2012), korban yang berusia 19 tahun berasal dari kota Malamulele, sekitar 170 km dari kota Polokwane, lokasi tempat kejadian.
Polisi mengatakan, si korban datang ke Polokwane untuk bertemu dengan Nemadzivhanani. Diduga, Nemadzivhanani menjanjikan pekerjaan pada korban. " Nemadzivhanani bertemu dengan korban di Polokwane pada akhir pekan lalu dan dan membawanya ke sebuah pondok, di mana dugaan pemerkosaan terjadi," kata Juru Bicara Polisi, Brigadir Hangwani Mulaudzi.
Mulaudzi mengatakan, remaja itu telah melaporkan kasus ini dan Nemadzivhanani ditangkap di rumahnya pada Senin (15/10/2012). Ketua ANC, Jan Tsiane, mengaku partainya belum membahas masalah ini secara mendalam. “Dia tetap tidak bersalah, sampai terbukti dipengadilan,” ucap Tsiane.
Pengacara Nemadzivhanani berusaha membebaskan kliennya dengan jaminan, sambil menunggu jalannya persidangan. Namun, pengadilan tetap mengharuskan Nemadzivhanani untuk berada dalam sel selama satu pekan. “Negara ingin Nemadzivhanani tetap berada dalam tahanan selama 7 hari,”ujar Juru Bicara Polisi lainnya, Letnan Kolonel Ronel Otto.
Polisi mengatakan, si korban datang ke Polokwane untuk bertemu dengan Nemadzivhanani. Diduga, Nemadzivhanani menjanjikan pekerjaan pada korban. " Nemadzivhanani bertemu dengan korban di Polokwane pada akhir pekan lalu dan dan membawanya ke sebuah pondok, di mana dugaan pemerkosaan terjadi," kata Juru Bicara Polisi, Brigadir Hangwani Mulaudzi.
Mulaudzi mengatakan, remaja itu telah melaporkan kasus ini dan Nemadzivhanani ditangkap di rumahnya pada Senin (15/10/2012). Ketua ANC, Jan Tsiane, mengaku partainya belum membahas masalah ini secara mendalam. “Dia tetap tidak bersalah, sampai terbukti dipengadilan,” ucap Tsiane.
Pengacara Nemadzivhanani berusaha membebaskan kliennya dengan jaminan, sambil menunggu jalannya persidangan. Namun, pengadilan tetap mengharuskan Nemadzivhanani untuk berada dalam sel selama satu pekan. “Negara ingin Nemadzivhanani tetap berada dalam tahanan selama 7 hari,”ujar Juru Bicara Polisi lainnya, Letnan Kolonel Ronel Otto.
(esn)