Dikirimi surat beracun, Kedubes AS di Swedia dievakuasi
Kamis, 18 Oktober 2012 - 22:24 WIB
Dikirimi surat beracun, Kedubes AS di Swedia dievakuasi
A
A
A
Sindonews.com - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Stockholm, Swedia, terpaksa melakukan proses evakuasi terhadap stafnya. Hal ini dilakukan setelah misi diplomatik AS itu dikirimi surat mencurigakan.
Menurut televisi Swedia, surat itu mengandung bubuk yang beracun. Pihak pengamanan kedubes menyadari paket itu berbahaya, setelah surat tersebut bocor setelah masuk di dalam areal kedutaan.
"Lewat penyelidikan awal mengenai bahan yang mengancam itu sudah mulai dilakukan," ujar petugas polisi Swedia Towe Hagg, seperti dikutip China.org, Kamis (18/10/2012). Namun, pihak kepolisian menolak untuk memberikan detil lanjut mengenai surat mencurigakan tersebut.
Para penjinak langsung dipanggil untuk mengambil surat mencurigakan ini. Sementara wilayah di sekitar kedutaan sempat ditutup untuk dilakukan penyelidikan.
Seorang warga yang kebetulan berada di dalam kedutaan ketika laporan terkuak mengatakan, "awalnya kondisi (di kedutaan) amat tenang. Tetapi tiba-tiba semua orang yang ada di bangunan itu disuruh keluar." Warga yang diketahui bernama Zasim Maeh itu mengaku tengah dalam proses wawancara mengurus visa saat dievakuasi keluar kedutaan.
Menurut juru bicara Kedubes AS di Swedia Jeff Anderson diketahui, total pekerja di kedutaan berjumlah sekira 150 orang. Tetapi tidak diketahui berapa banyak pekerja yang masuk kerja, ketika kejadian itu berlangsung.
Menurut televisi Swedia, surat itu mengandung bubuk yang beracun. Pihak pengamanan kedubes menyadari paket itu berbahaya, setelah surat tersebut bocor setelah masuk di dalam areal kedutaan.
"Lewat penyelidikan awal mengenai bahan yang mengancam itu sudah mulai dilakukan," ujar petugas polisi Swedia Towe Hagg, seperti dikutip China.org, Kamis (18/10/2012). Namun, pihak kepolisian menolak untuk memberikan detil lanjut mengenai surat mencurigakan tersebut.
Para penjinak langsung dipanggil untuk mengambil surat mencurigakan ini. Sementara wilayah di sekitar kedutaan sempat ditutup untuk dilakukan penyelidikan.
Seorang warga yang kebetulan berada di dalam kedutaan ketika laporan terkuak mengatakan, "awalnya kondisi (di kedutaan) amat tenang. Tetapi tiba-tiba semua orang yang ada di bangunan itu disuruh keluar." Warga yang diketahui bernama Zasim Maeh itu mengaku tengah dalam proses wawancara mengurus visa saat dievakuasi keluar kedutaan.
Menurut juru bicara Kedubes AS di Swedia Jeff Anderson diketahui, total pekerja di kedutaan berjumlah sekira 150 orang. Tetapi tidak diketahui berapa banyak pekerja yang masuk kerja, ketika kejadian itu berlangsung.
(esn)