Lukisan Picasso dan Monet digondol maling
Rabu, 17 Oktober 2012 - 08:04 WIB
Lukisan Picasso dan Monet digondol maling
A
A
A
Sindonews.com – Sekelompok pencuri berhasil membobol museum Kunsthal di Rotterdam, Belanda, Selasa (16/10/2012) dini hari waktu setempat. Seperti dikutip USA Today, para pencuri menggondol sejumlah lukisan yang bernilai ratusan juta Euro. Diduga, para pelaku adalah spesialis pencuri karya seni bernilai tinggi.
Lukisan-lukisan yang dicuri adalah "Harlequin Head" karya Pablo Picasso, "Waterloo Bridge, London" dan "Charing Cross Bridge, London" karya Claude Monet, "Reading Girl in White and Yellow" karya Henri Matisse, 1898 "Girl in Front of Open Window" karya Paul Gauguin, "Self-Portrait," karya Meyer de Haan, "Woman with Eyes Closed" Karya Lucian Freud.
Hilangnya sederet lukisan itu jadi kasus pencurian terbesar yang terjadi di Belanda dalam beberapa tahun terakhir ini. Polisi tiba di lokasi kejadian lima menit setelah alarm berbunyi, namun tak menemukan satu pun pelaku. Museum Kunsthal memang menggunakan sistem keamanan otomatis dan tidak menggunakan jasa penjaga keamanan.
"Ini mimpi terburuk setiap Direktur Museum. Kabar pencurian ini layaknya ledakan bom," kata Direktur Kunsthal, Emily Ansenk. Menurutnya, lukisan yang dicuri kemungkinan akan dilepas ke pasar gelap atau pada para kolektor pribadi. Atau, bisa juga para pencuri akan meminta tebusan untuk lukisan-lukisan itu.
Kepolisian Rotterdam masih melakukan penyidikan terkait aksi pencurian ini. “Kami akan melihat rekaman video untuk mencari pentunjuk. Kami berharap, setiap pihak yang memiliki informasi untuk memberitahu kami,” kata Juru Bicara Kepolisian Rotterdam, Willemieke Romijn.
Lukisan-lukisan yang dicuri adalah "Harlequin Head" karya Pablo Picasso, "Waterloo Bridge, London" dan "Charing Cross Bridge, London" karya Claude Monet, "Reading Girl in White and Yellow" karya Henri Matisse, 1898 "Girl in Front of Open Window" karya Paul Gauguin, "Self-Portrait," karya Meyer de Haan, "Woman with Eyes Closed" Karya Lucian Freud.
Hilangnya sederet lukisan itu jadi kasus pencurian terbesar yang terjadi di Belanda dalam beberapa tahun terakhir ini. Polisi tiba di lokasi kejadian lima menit setelah alarm berbunyi, namun tak menemukan satu pun pelaku. Museum Kunsthal memang menggunakan sistem keamanan otomatis dan tidak menggunakan jasa penjaga keamanan.
"Ini mimpi terburuk setiap Direktur Museum. Kabar pencurian ini layaknya ledakan bom," kata Direktur Kunsthal, Emily Ansenk. Menurutnya, lukisan yang dicuri kemungkinan akan dilepas ke pasar gelap atau pada para kolektor pribadi. Atau, bisa juga para pencuri akan meminta tebusan untuk lukisan-lukisan itu.
Kepolisian Rotterdam masih melakukan penyidikan terkait aksi pencurian ini. “Kami akan melihat rekaman video untuk mencari pentunjuk. Kami berharap, setiap pihak yang memiliki informasi untuk memberitahu kami,” kata Juru Bicara Kepolisian Rotterdam, Willemieke Romijn.
(esn)