Spektakuler, sebuah planet mengelilingi 4 matahari

Selasa, 16 Oktober 2012 - 11:57 WIB
Spektakuler, sebuah...
Spektakuler, sebuah planet mengelilingi 4 matahari
A A A
Sindonews.com - Sekelompok ahli astronomi internasional baik profesional maupun amatir di Amerika Serikat (AS) menemukan sebuah fenomena luar biasa di alam semesta, mereka telah menemukan sebuah planet yang disinari empat buah matahari, Senin (15/10/2012).

"PH1" itu lah nama bagi Planet yang terletak 5000 tahun cahaya dari bumi ini. Nama ini dipilih untuk menghormati Kian Jek dan Robert Gagliano, warga negara AS dan juga anggota Planet Hunters yang pertama kali menyadari keberadaan PH1.

Keduanya adalah para pemburu planet yang mengikuti sebuah program pencarian tanda-tanda keberadaan sebuah planet baru di tata surya yang digelar oleh Universitas Yale, AS.

Perdasarkan hasil pengamatan para astronom, PH1 mengorbit (mengitari) pada dua matahari dan ada saatnya PH1 mengorbit sepasang bintang lain yang terletak lebih jauh. Para astronom mengatakan, sebelumnya hanya ada 6 planet yang mengorbit pada dua bintang. Namun, tidak ada planet yang mengorbit pada bintang lain yang jaraknya lebih jauh.

"Planet circumbinary (planet yang mengorbit dua bintang-red) dikategorikan sebagai planet ekstrem dalam formasi planet di luar angkasa," ungkap Meg Schwamb pemimpin program dari Universitas Yale, seperti dilansir Rappler.com. Selasa (16/10/2012).

"Penemuan ini memaksa kita kembali memetakan pemahaman bagaimana sebuah planet mampu berkumpul dan berkembang dalam sebuah lingkungan yang menantang," terang Schwamb.

PH1 adalah sebuah planet gas raksasa yang berukuran sekira 6,2 kali lebih besar dari ukuran bumi, sedikit lebih besar dari planet Neptunus. Pada dasarnya PH1 mengorbit pada sepasang bintang yang berukuran 1,5 kali dan 0,41 kali lebih besar dari matahari bumi selama 138 hari. Kemudian, PH1 mengorbit pada dua bintang lain yang letaknya lebih jauh, sekitar 1.000 kali jarak antara bumi dan matahari.

"Saya masih tercengan bagaimana bisa hal itu terdeteksi, apalagi sampai mengumpulkan begitu banyak informasi tentang planet yang jaraknya menjcapai ribuan tahun cahaya hanya dengan mempelajari cahaya dari bintang induknya," terang Jek.

Sementara hasil pengamatan Kian Jek dan Robert Gagliano telah dipastikan oleh ahli astronomi AS dan Inggris di Hawaii, AS. Pememuan PH1 telah didaftar secara resmi kepada Astrophysical Journal untuk publikasi, dan sejak kemarin detail penemuan tentang PH1 dapat dilihat secara online melalui situs arxiv.org.

Situs Planethunters.org diluncurkan pada 2010 lalu untuk mendorong astronom amatir untuk mengidentifikasi planet di luar tata surya kita, menggunakan data dari teleskop ruang angkasa badan antariksa AS NASA Kepler.

Sementara teleskop Kepler sendiri, diluncurkan pada Maret 2009 dalam misi pertama NASA untuk mencari pencarian planet lain yang mirip dengan bumi, sebuah planet yang sama yang mengorbit pada matahari kita.
(aww)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Corona, dan Agama
Sains, Corona, dan Agama
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
3 jam yang lalu
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
4 jam yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
6 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
7 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
8 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved