Usai operasi, Presiden Mauritania diterbangkan ke Prancis
Senin, 15 Oktober 2012 - 14:32 WIB
Usai operasi, Presiden Mauritania diterbangkan ke Prancis
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Mauritania, Mohamed Ould Abdel Aziz diterbangkan ke Prancis untuk menjalani perawatan pasca operasi pengangkatan peluru yang bersarang di bagian lengan, Minggu (14/10/2012) pagi.
Sebelum meninggalkan Mauritania, Abdel Aziz menggelar konfrensi pers di rumah sakit militer di Nouakchott, Mauritania.
"Saya ingin meyakinkan warga Mauritania, bahwa operasi yang dilakukan oleh tim dokter pada Sabtu sore berjalan dengan baik. Terimakasih untuk upaya yang dilakukan oleh tim medis yang telah menyelamatkan saya," ungkat Abdel Aziz seperti dilansir dalam BBC.co.uk, Senin (15/10/2012).
Saat melakukan konfrensi pers, seluruh badan pria berusia 55 tahun ini ditutupi selimut. Sumber media mengatakan, ia tertembak di bagian perut. Sedangkan pemerintah Mauritania menyatakan, Abdel Aziz hanya mengalami luka ringan.
Sementara itu, sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Prancis terkait kondisi kesehatan Presiden Mauritania ini.
Abdel Aziz menjani operasi di rumah sakit militer Nouakchott, setelah ditembak oleh dua orang bersenjata yang mengendarai sepeda motor, Sabtu (14/10/2012). Si penyerang menerobos iring-iringan Presiden yang hendak kembali ke kota Nouakchott.
Sebelum meninggalkan Mauritania, Abdel Aziz menggelar konfrensi pers di rumah sakit militer di Nouakchott, Mauritania.
"Saya ingin meyakinkan warga Mauritania, bahwa operasi yang dilakukan oleh tim dokter pada Sabtu sore berjalan dengan baik. Terimakasih untuk upaya yang dilakukan oleh tim medis yang telah menyelamatkan saya," ungkat Abdel Aziz seperti dilansir dalam BBC.co.uk, Senin (15/10/2012).
Saat melakukan konfrensi pers, seluruh badan pria berusia 55 tahun ini ditutupi selimut. Sumber media mengatakan, ia tertembak di bagian perut. Sedangkan pemerintah Mauritania menyatakan, Abdel Aziz hanya mengalami luka ringan.
Sementara itu, sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Prancis terkait kondisi kesehatan Presiden Mauritania ini.
Abdel Aziz menjani operasi di rumah sakit militer Nouakchott, setelah ditembak oleh dua orang bersenjata yang mengendarai sepeda motor, Sabtu (14/10/2012). Si penyerang menerobos iring-iringan Presiden yang hendak kembali ke kota Nouakchott.
(aww)