Yousafzai diterbangkan ke Inggris
Senin, 15 Oktober 2012 - 13:21 WIB
Yousafzai diterbangkan ke Inggris
A
A
A
Sindonews.com – Aktivis putri Pakistan, Malala Yousafzai (14), akhirnya diterbangkan ke Inggris, Senin (15/10/2012), untuk menjalani pengobatan. Seperti dikutip dari BBC.co.uk, Yousafzai masih berada dalam kondisi kritis, meski peluru yang bersarang di kepalanya sudah diangkat.
“Kami sudah bekerjasama dengan Uni Emirat Arab untuk menyiapkan sebuah pesawat yang dilengkapi dengan peralatan medis untuk memindahkan Yousafzai ke Inggris. Sebuah tim medis akan mendampinginya selama penerbangan ke Inggris,” ujar seorang Juri Bicara militer Pakistan.
Belum diketahui secara pasti, rumah sakit mana di Inggris yang akan jadi tempat perawatan Yousafzai. Selama ini, Yousafzai menjalani perawatan di sebuah rumah sakit militer di Rawalpindi, Pakistan. Dari waktu ke waktu, kondisi Yousafzai memang mengalami perekembangan. Namun, ia tetap belum melewati masa kritis.
Yousafzai yang sempat menyuarakan keprihatinannya soal pendidikan bagi kaum perempuan di masa Taliban berkuasa, ditembak pada Selasa (9/10/2012). Yousafzai ditembak dalam perjalanan pulang dari sekolahnya di Mingora, kawasan utama di kota itu. Seorang juru bicara Taliban Pakistan, Ehsanullah Ehsan, mengaku bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan itu.
Penembakan Yousafzai ini memicu kecaman dari seluruh penjuru dunia. Tak hanya para aktivis hak asasi manusia, para pemimpin negara juga banyak yang mengecam tindakan ini. Saat ini, pihak berwenang Pakistan sudah menahan 4 orang yang diduga terkait dengan aksi penembakan itu. Taliban sendiri, hingga kini dikabarkan masih mengincar Yousafzai.
“Kami sudah bekerjasama dengan Uni Emirat Arab untuk menyiapkan sebuah pesawat yang dilengkapi dengan peralatan medis untuk memindahkan Yousafzai ke Inggris. Sebuah tim medis akan mendampinginya selama penerbangan ke Inggris,” ujar seorang Juri Bicara militer Pakistan.
Belum diketahui secara pasti, rumah sakit mana di Inggris yang akan jadi tempat perawatan Yousafzai. Selama ini, Yousafzai menjalani perawatan di sebuah rumah sakit militer di Rawalpindi, Pakistan. Dari waktu ke waktu, kondisi Yousafzai memang mengalami perekembangan. Namun, ia tetap belum melewati masa kritis.
Yousafzai yang sempat menyuarakan keprihatinannya soal pendidikan bagi kaum perempuan di masa Taliban berkuasa, ditembak pada Selasa (9/10/2012). Yousafzai ditembak dalam perjalanan pulang dari sekolahnya di Mingora, kawasan utama di kota itu. Seorang juru bicara Taliban Pakistan, Ehsanullah Ehsan, mengaku bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan itu.
Penembakan Yousafzai ini memicu kecaman dari seluruh penjuru dunia. Tak hanya para aktivis hak asasi manusia, para pemimpin negara juga banyak yang mengecam tindakan ini. Saat ini, pihak berwenang Pakistan sudah menahan 4 orang yang diduga terkait dengan aksi penembakan itu. Taliban sendiri, hingga kini dikabarkan masih mengincar Yousafzai.
(esn)