Pemuka Agama Myanmar Kecam OKI

Sabtu, 13 Oktober 2012 - 11:29 WIB
Pemuka Agama Myanmar...
Pemuka Agama Myanmar Kecam OKI
A A A
Sindonews.com - Ribuan pemuka agama Budha turun ke jalanan kota Myanmar untuk memprotes Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang membantu warga Rohingya di Negara Bagian Arakan. Mereka menilai, selama ini OKI tidak pernah bekerja untuk kemanusiaan.

Para pemuka agama itu membawa spanduk bertulisan "OKI Tidak Boleh Ada di Myanmar." Mereka pun berdemo di salah satu kota terbesar Myanmar, Mandalay.

"Kami tidak bisa menerima OKI di sini dan kami akan melanjutkan perjuangan kami. OKI tidak bekerja untuk HAM dan hanya mendukung hak untuk warga Muslim," ujar pemimpin aksi, Thaw Bi Ta, seperti dikutip AFP, Sabtu (13/10/2012).

Demonstran-demonstran itu mendesak Pemerintah Myanmar untuk memblokir rencana dari ke-57 anggota OKI, membuka perwakilan di Myanmar. Seperti diketahui, OKI selalu mengutarakan kekhawatirannya atas nasib warga Rohingya yang menjadi korban kekerasan sektarian di wilayahnya.

Pada September lalu, demonstrasi serupa juga dilakukan oleh para pemuka agama di Myanmar. Namun demonstrasi itu dilakukan guna mendukung Pemerintah Myanmar mendeportasi warga Rohingya.

Sejauh ini, warga Rohingya yang mayoritas beragama Islam kerap dituduh menjadi sumber kerusuhan di Myanmar. Mereka pun kerap dianggap bak teroris Benggala yang sering membunuh warga pribumi dengan sadis.

Kekerasan yang terjadi antara warga Negara Bagian Arakan dan warga Rohingya menelan korban sekira 80 orang. Peristiwa yang terjadi pada Juni lalu itu menuai kecaman dari sejumlah aktivis HAM dan beberapa negara Islam.

Sampai saat ini, warga Rohingya masih hidup di dalam kesengsaraan. Mereka dianggap sebagai kelompok minoritas yang paling terdiskriminasi di dunia ini, karena mereka tidak diakui sebagai warga negara Myanmar.
(esn)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
35 menit yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
1 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
2 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
3 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
5 jam yang lalu
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved