Luncurkan 4 roket, drone tewaskan 16 warga Pakistan
Jum'at, 12 Oktober 2012 - 14:15 WIB
Luncurkan 4 roket, drone tewaskan 16 warga Pakistan
A
A
A
Sindonews.com - Serangan drone (pesawat tak berawak) Amerika Serikat (AS) menewaskan 16 orang tewas dan melukai beberapa peserta seminar keagamaan ke Bilandkhel, Pakistan, Kamis (12/10/2012).
Seperti diberitakan dalam Xinhua, Jumat (12/10/2012) drone AS menembakan empat rudal ke sebuah seminar agama di Bilandkhel, salah satu dari tujuh wilayah Pakistan yang bergolak. Tujuh orang dilaporkan tewas seketika sementara, sembilan orang lainya tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Kabarnya seminar tersebut diselenggarakan dibawah pengawasan Maulvi Shakirullah, seorang yang dikenal dekat memiliki hubungan dengan jaringan Haqqani. Haqqani adalah pemberontak Pakistan yang melancarkan serangan pada pemerintah Pakistan dan pasukan NATO. Sementara itu, sampai berita ini diturunkan keselamatan Shakirullah belum diketahui.
Operasi pengunaan drone AS sempat menuai protes dan kritik keras karena dinilai mengolok-ngolok hukum internasional. Selain itu, pengunaan drone juga dianggap tidak menghormati kedaulatan suatu negara. Menurut catatan Xinhua, sepanjang tahun 2012 jumlah warga sipil Pakistan yang tewas akibat serangan drone AS setidaknya telah mencapai 243 orang.
Sementara itu, penggunaan drone di Pakistan sempat mendapat kecaman keras dari rakyat dan Pemerintah Pakistan karena banyak memakan korban sipil. Presiden Amerika Serikat Barack Obama terus memberikan lampu hijau bagi Badan Pusat Intelejen AS (Certified Internal Auditor, CIA) untuk terus mengoperasikan drone. AS menganggap drone, cara yang efektif untuk menghilangkan militan bersembunyi di utara-barat Pakistan daerah perbukitan.
Seperti diberitakan dalam Xinhua, Jumat (12/10/2012) drone AS menembakan empat rudal ke sebuah seminar agama di Bilandkhel, salah satu dari tujuh wilayah Pakistan yang bergolak. Tujuh orang dilaporkan tewas seketika sementara, sembilan orang lainya tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Kabarnya seminar tersebut diselenggarakan dibawah pengawasan Maulvi Shakirullah, seorang yang dikenal dekat memiliki hubungan dengan jaringan Haqqani. Haqqani adalah pemberontak Pakistan yang melancarkan serangan pada pemerintah Pakistan dan pasukan NATO. Sementara itu, sampai berita ini diturunkan keselamatan Shakirullah belum diketahui.
Operasi pengunaan drone AS sempat menuai protes dan kritik keras karena dinilai mengolok-ngolok hukum internasional. Selain itu, pengunaan drone juga dianggap tidak menghormati kedaulatan suatu negara. Menurut catatan Xinhua, sepanjang tahun 2012 jumlah warga sipil Pakistan yang tewas akibat serangan drone AS setidaknya telah mencapai 243 orang.
Sementara itu, penggunaan drone di Pakistan sempat mendapat kecaman keras dari rakyat dan Pemerintah Pakistan karena banyak memakan korban sipil. Presiden Amerika Serikat Barack Obama terus memberikan lampu hijau bagi Badan Pusat Intelejen AS (Certified Internal Auditor, CIA) untuk terus mengoperasikan drone. AS menganggap drone, cara yang efektif untuk menghilangkan militan bersembunyi di utara-barat Pakistan daerah perbukitan.
(aww)