Adik Obama culik putranya sendiri
Kamis, 11 Oktober 2012 - 20:40 WIB
Adik Obama culik putranya sendiri
A
A
A
Sindonews.com - Adik dari Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, George Obama, didakwa oleh kekasihnya sendiri, karena menculik putranya yang masih berusia tiga tahun. Penculikan itu dilakukan, karena George ingin membawanya ke AS, agar mendapat pendidikan gratis.
George menculik putranya di rumah kekasihnya di Huruma, Nairobi, Kenya pada 6 September lalu. Sampai saat ini, kabar mengenai putra George belum muncul dan perempuan itu langsung melapor ke pengadilan.
Hakim pun meminta agar putra dari George hadir di pengadilan pada 31 Oktober. Namun, perempuan yang tidak diketahui identitasnya itu mengatakan, bahwa dirinya tidak sanggup melacak keberadaan putranya. Demikian, seperti diberitakan Daily Nation, Kamis (11/10/2012).
George Obama yang tidak hidup serumah dengan kekasihnya, mengatakan, dirinya ingin mengajak putranya membeli hadiah ulang tahun. Seperti diketahui, bocah kecil itu akan merayakan ulang tahunnya pada Sabtu mendatang. Namun perempuan itu mengklaim, George mencoba untuk menculik putranya ke AS.
Perempuan itu sama sekali tidak mengizinkan putranya pergi ke AS. Visa George Obama yang dulu ingin berwisata ke AS, juga sempat ditolak pada 2010.
Kasus hukum ini bukanlah kasus hukum pertama yang menimpa George Obama. Pada 2009 lalu, George ditangkap karena memiliki ganja. Eksistensi George Obama turut menjadi headline dalam media pada tahun ini.
Meski Barack Obama hidup sejahtera, George masih berada dalam kondisi yang sangat sederhana. George juga jarang bertemu dengan kakaknya yang menjadi Presiden AS.
"Saya rasa, dia (Obama) sudah memiliki keluarga sendiri, dia harus bertanggung jawab atas keluarganya. Saya adalah bagian dari keluarganya, namun dia memiliki banyak masalah yang harus diurus. Dia juga mengurus dunia," ujar George Obama.
George menculik putranya di rumah kekasihnya di Huruma, Nairobi, Kenya pada 6 September lalu. Sampai saat ini, kabar mengenai putra George belum muncul dan perempuan itu langsung melapor ke pengadilan.
Hakim pun meminta agar putra dari George hadir di pengadilan pada 31 Oktober. Namun, perempuan yang tidak diketahui identitasnya itu mengatakan, bahwa dirinya tidak sanggup melacak keberadaan putranya. Demikian, seperti diberitakan Daily Nation, Kamis (11/10/2012).
George Obama yang tidak hidup serumah dengan kekasihnya, mengatakan, dirinya ingin mengajak putranya membeli hadiah ulang tahun. Seperti diketahui, bocah kecil itu akan merayakan ulang tahunnya pada Sabtu mendatang. Namun perempuan itu mengklaim, George mencoba untuk menculik putranya ke AS.
Perempuan itu sama sekali tidak mengizinkan putranya pergi ke AS. Visa George Obama yang dulu ingin berwisata ke AS, juga sempat ditolak pada 2010.
Kasus hukum ini bukanlah kasus hukum pertama yang menimpa George Obama. Pada 2009 lalu, George ditangkap karena memiliki ganja. Eksistensi George Obama turut menjadi headline dalam media pada tahun ini.
Meski Barack Obama hidup sejahtera, George masih berada dalam kondisi yang sangat sederhana. George juga jarang bertemu dengan kakaknya yang menjadi Presiden AS.
"Saya rasa, dia (Obama) sudah memiliki keluarga sendiri, dia harus bertanggung jawab atas keluarganya. Saya adalah bagian dari keluarganya, namun dia memiliki banyak masalah yang harus diurus. Dia juga mengurus dunia," ujar George Obama.
(esn)