Perang Artileri Suriah & Turki Masuki Hari ke-5

Senin, 08 Oktober 2012 - 23:11 WIB
Perang Artileri Suriah...
Perang Artileri Suriah & Turki Masuki Hari ke-5
A A A
Sindonews.com - Pasukan Turki menembakkan kembali serangan artilerinya ke Suriah, usai peluru mortar Suriah melesat ke Desa Akcakale yang menjadi wilayah perbatasan kedua negara itu. Serangan ini sudah memasuki hari ke-lima meski Suriah sudah berjanji untuk menghentikannya.

Pada Minggu kemarin, Turki melepaskan tembakan artilerinya dan peluru artileri tersebut jatuh di Kota Tel Abyad, Suriah. Namun belum ada laporan mengenai munculnya korban luka atau jiwa dalam peristiwa itu.

Wilayah Tel Abyad merupakan wilayah yang sedang dilanda pertempuran antara pasukan loyalis Presiden Bashar al Assad dan fraksi oposisi. Bersamaan dengan itu, bom mobil pun meledak di Kota Damaskus.

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan cukup marah dengan serangan mortar Suriah yang memasuki wilayahnya. Turki sudah mengingatkan Suriah bahwa negaranya sama sekali tidak menginginkan perang. Namun Turki mengingatkan Suriah agar tidak menguji kesabarannya.

"Apa yang dikatakan oleh leluhur kita? Bila kalian ingin damai, bersiaplah untuk perang. Bila kalian menjadi korban kebiadaban, kalian akan melakukan apapun yang patut dilakukan. Lihatlah saat ini, mereka melakukan serangan ke kita. Bila Suriah menyerang, kita akan membalasnya dengan cepat," ujar Erdogan, seperti dikutip dari Reuters, Senin (8/10/2012).

Turki, Arab Saudi dan Qatar, menjadi negara pendukung fraksi oposisi Suriah yang ingin menumbangkan kekuasaan Assad. Turki juga menjadi rumah bagi ratusan ribu pengungsi Suriah yang lari dari tempat tinggalnya guna menghindari peperangan.

Serangan militer ke Suriah juga sudah dilegalisasikan oleh Parlemen Turki, namun serangan itu tidak didukung North Atlantic Treaty Organization (NATO). NATO selama ini kurang mensetujui serangan militer ke Suriah karena mereka khawatir kekerasan akan terus berlanjut.

Pada pekan lalu, pihak Suriah meminta maaf atas peristiwa serangan lintas batas yang masuk ke wilayah Turki. Suriah turut menggelar penyelidikan atas serangan mortar itu dan berjanji tidak akan mengulangi tindakan yang sama. Namun pada kenyataannya, serangan masih terus berlanjut hingga kini.
(esn)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
Presiden Iran Minta...
Presiden Iran Minta Negara-negara Islam Bantu Suriah Hadapi Pemberontak
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
43 menit yang lalu
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
1 jam yang lalu
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
1 jam yang lalu
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
2 jam yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
3 jam yang lalu
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
3 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved