Majalah Swedia publikasikan foto Kate
Jum'at, 21 September 2012 - 09:24 WIB
Majalah Swedia publikasikan foto Kate
A
A
A
Sindonews.com - Sepertinya, pasangan Kerajaan Inggris, Pangeran William dan istrinya, Catherine (Kate) harus lebih bersabar.
Baru sehari setelah pengadilan Prancis memerintahkan majalah Closer menyerahkan semua foto telanjang dada Kate, pasangan itu kembali dibuat geram. Majalah selebritas Swedia Se och Hoer (See and Hear) menerbitkan foto istri Pangeran William yang telanjang dada saat mandi matahari.
Menurut situs The Daily Beast, majalah ini menambah jumlah negara yang memublikasikan foto telanjang dada Kate. Itu artinya, foto itu telah terbit di Italia, Prancis, Irlandia, Swedia,dan Denmark.
“Ini tidak ada yang aneh.Ini adalah foto yang cukup bagus jikaAnda membandingkannya dengan foto selebritas lain yang kami publikasikan sepanjang waktu,” terang kepala editor Se och Hoer Carina Loefkvist kepada AFP. Majalah Se och Hoermemuat sebelas foto di lebih dari tiga halaman. Foto-foto itu diambil selama pasangan itu berlibur di Prancis bagian selatan beberapa pekan lalu.
Dari sebelas foto yang dicetak, hanya satu foto yang menunjukkan Kate berpakaian lengkap, mengenakan gaun merah muda. Sedangkan, satu foto memperlihatkan Kate yang berada di tempat mereka tinggal.
“Ini bukan hal baru bagi kita untuk memublikasikan foto selebritas telanjang saat berlibur. Kami telah menerbitkan foto-foto selebritas lain yang jauh lebih parah pose telanjangnya. Kami tidak memperlakukan orang secara berbeda hanya karena mereka keluarga kerajaan,” terangnya kepada program Newsnight BBC tadi malam Loefkvist mengaku tidak memiliki angka pasti terkait jumlah eksemplar majalah Se och Hoeryang terjual pada Rabu (19/9) kemarin.
Namun, tahun lalu majalah ini diketahui memiliki sirkulasi mingguan reguler sebanyak 105.600 eksemplar. “Ini sudah menjadi topik pembicaraan.Tapi,itu tidak ada yang istimewa,”katanya. Loefkvist mengatakan, majalahnya membeli foto itu hari Jumat (14/9) dari fotografer dan agensi foto.
“Kita membelinya dengan cara yang selalu kita lakukan dan sebelum semuanya meletus,”terangnya. Saat ditanya kemungkinan tindakan hukum yang akan dikenakan pada majalah itu dari keluarga kerajaan, Loefkvist mengatakan dia tidak terlalu khawatir. “Kita akan melihat apa yang mereka pikirkan tentang ini. Ini adalah penilaian berita biasa,”terangnya.
Publikasi foto telanjang dada Kate di Swedia ini tidak ditempatkan di berita utama. Hanya dua tabloid yang memublikasikan foto ini, dan sisanya menolak memublikasikannya. Sebelum dimuat di Swedia, sehari sebelumnya,foto serupa diterbitkan majalah di Denmark.
Perusahaan Media Aller berbasis di Denmark yang memiliki kedua majalah itu. Selain majalah Se och Hoer, perusahaan ini juga memiliki majalah selebritas Danish lainnya,yakni Se og Hoer. Se og Hoer mengumumkan jika pihaknya juga memublikasikan 16 halaman yang penuh dengan foto telanjang dada Kate pada Kamis (20/9).
Keduanya, baik Swedia maupun majalah Denmark, akan memuat foto-foto itu ke versi online. Pemimpin redaksi majalah di Denmark, Kim Henningsen, mengatakan bahwa dia sangat bangga karena telah memperoleh hak tunggal di Denmark untuk foto-foto tersebut. “Pembaca kami senang mengikuti kehidupan para bangsawan dan mereka ingin terus tahu,”ungkapnya di situs majalah tersebut.
Baru sehari setelah pengadilan Prancis memerintahkan majalah Closer menyerahkan semua foto telanjang dada Kate, pasangan itu kembali dibuat geram. Majalah selebritas Swedia Se och Hoer (See and Hear) menerbitkan foto istri Pangeran William yang telanjang dada saat mandi matahari.
Menurut situs The Daily Beast, majalah ini menambah jumlah negara yang memublikasikan foto telanjang dada Kate. Itu artinya, foto itu telah terbit di Italia, Prancis, Irlandia, Swedia,dan Denmark.
“Ini tidak ada yang aneh.Ini adalah foto yang cukup bagus jikaAnda membandingkannya dengan foto selebritas lain yang kami publikasikan sepanjang waktu,” terang kepala editor Se och Hoer Carina Loefkvist kepada AFP. Majalah Se och Hoermemuat sebelas foto di lebih dari tiga halaman. Foto-foto itu diambil selama pasangan itu berlibur di Prancis bagian selatan beberapa pekan lalu.
Dari sebelas foto yang dicetak, hanya satu foto yang menunjukkan Kate berpakaian lengkap, mengenakan gaun merah muda. Sedangkan, satu foto memperlihatkan Kate yang berada di tempat mereka tinggal.
“Ini bukan hal baru bagi kita untuk memublikasikan foto selebritas telanjang saat berlibur. Kami telah menerbitkan foto-foto selebritas lain yang jauh lebih parah pose telanjangnya. Kami tidak memperlakukan orang secara berbeda hanya karena mereka keluarga kerajaan,” terangnya kepada program Newsnight BBC tadi malam Loefkvist mengaku tidak memiliki angka pasti terkait jumlah eksemplar majalah Se och Hoeryang terjual pada Rabu (19/9) kemarin.
Namun, tahun lalu majalah ini diketahui memiliki sirkulasi mingguan reguler sebanyak 105.600 eksemplar. “Ini sudah menjadi topik pembicaraan.Tapi,itu tidak ada yang istimewa,”katanya. Loefkvist mengatakan, majalahnya membeli foto itu hari Jumat (14/9) dari fotografer dan agensi foto.
“Kita membelinya dengan cara yang selalu kita lakukan dan sebelum semuanya meletus,”terangnya. Saat ditanya kemungkinan tindakan hukum yang akan dikenakan pada majalah itu dari keluarga kerajaan, Loefkvist mengatakan dia tidak terlalu khawatir. “Kita akan melihat apa yang mereka pikirkan tentang ini. Ini adalah penilaian berita biasa,”terangnya.
Publikasi foto telanjang dada Kate di Swedia ini tidak ditempatkan di berita utama. Hanya dua tabloid yang memublikasikan foto ini, dan sisanya menolak memublikasikannya. Sebelum dimuat di Swedia, sehari sebelumnya,foto serupa diterbitkan majalah di Denmark.
Perusahaan Media Aller berbasis di Denmark yang memiliki kedua majalah itu. Selain majalah Se och Hoer, perusahaan ini juga memiliki majalah selebritas Danish lainnya,yakni Se og Hoer. Se og Hoer mengumumkan jika pihaknya juga memublikasikan 16 halaman yang penuh dengan foto telanjang dada Kate pada Kamis (20/9).
Keduanya, baik Swedia maupun majalah Denmark, akan memuat foto-foto itu ke versi online. Pemimpin redaksi majalah di Denmark, Kim Henningsen, mengatakan bahwa dia sangat bangga karena telah memperoleh hak tunggal di Denmark untuk foto-foto tersebut. “Pembaca kami senang mengikuti kehidupan para bangsawan dan mereka ingin terus tahu,”ungkapnya di situs majalah tersebut.
(aww)