Motif bom di Somalia, ingin menimbulkan kekacauan
Kamis, 13 September 2012 - 11:38 WIB
Motif bom di Somalia, ingin menimbulkan kekacauan
A
A
A
Sindonews.com - Utusan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk Somalia, Augustine Mahiga mengatakan dua serangan bom di Somalia bertujuan menciptakan kekacuan di Somalia.
Mahiga mengatakan serangan bom di Hotel Jazeera di Ibu Kota Mogadishu, Somalia terjadi dua hari setelah anggota parlemen Somalia melakukan pemungutan suara dan memilih Hassan Sheikh Mohamud sebagai Presiden Somalia.
"Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong Somalia kembali dalam kekacauan dan aksi kekerasan tidak akan menghalangi tekat bulat rakyat Somalia untuk maju," ungkap Mahiga seperti diberitakan BBC, Kamis (13/9/2012)
Serangan tersebut terjadi saat Presiden Hassan mengelar pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Kenya Sam Ongeri di Mogadishu. Serangan pertama pecah saat Ongeri mulai berbicara pukul dua siang waktu setempat.
Akibat serangan ini, tujuh orang dilaporkan tewas. Dua diantara mereka yang tewas merupakan tentara Somalia. Sedikitnya enam sipil menderita luka tembak tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
Sementara itu, Al-Shabab, kelompok militan yang terkait dengan militan al-Qaeda mengklaim telah melancarkan serangan tersebut.
Sebelumnya, mereka bersumpah akan terus melakukan aksi jihat menentang pemerintahan Hasan karena menganggap Hasan telah melayani kepentingan barat.
Mahiga mengatakan serangan bom di Hotel Jazeera di Ibu Kota Mogadishu, Somalia terjadi dua hari setelah anggota parlemen Somalia melakukan pemungutan suara dan memilih Hassan Sheikh Mohamud sebagai Presiden Somalia.
"Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong Somalia kembali dalam kekacauan dan aksi kekerasan tidak akan menghalangi tekat bulat rakyat Somalia untuk maju," ungkap Mahiga seperti diberitakan BBC, Kamis (13/9/2012)
Serangan tersebut terjadi saat Presiden Hassan mengelar pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Kenya Sam Ongeri di Mogadishu. Serangan pertama pecah saat Ongeri mulai berbicara pukul dua siang waktu setempat.
Akibat serangan ini, tujuh orang dilaporkan tewas. Dua diantara mereka yang tewas merupakan tentara Somalia. Sedikitnya enam sipil menderita luka tembak tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
Sementara itu, Al-Shabab, kelompok militan yang terkait dengan militan al-Qaeda mengklaim telah melancarkan serangan tersebut.
Sebelumnya, mereka bersumpah akan terus melakukan aksi jihat menentang pemerintahan Hasan karena menganggap Hasan telah melayani kepentingan barat.
(aww)