Pemerintah Australia puji keputusan APEC
Senin, 10 September 2012 - 17:21 WIB
Pemerintah Australia puji keputusan APEC
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan Australia Craig Emerson, memuji APEC atas keputusan pemotong tarif barang ramah lingkungan.
Emerson mengatakan, selama lebih dari 10 tahun organisasi perdagangan dunia (WTO) kesulitan acap kali gagal mengatasi isu yang sama dan kini akhirnya lewat APEC kesepakatan tersebut berhasil dicapai. Dia mengatakan kesepakatan itu akan mendatangkan manfaat besar bagi Australia.
Negara anggota APEC dalam KTT APEC di Vladivostok sepakat untuk menurunkan bea impor 54 produk lingkungan menjadi tidak lebih dari lima persen sebelum 2015 mendatang. Jenis produk tersebut antara lain, sistem air panas dengan tenaga matahari, panel surya dan alat pemurnian air
"Keputusan APEC merupakan suatu pencapaian besar yang datang di tengah meningkatnya gelombang proteksionisme. Sejauh ini nilai ekspor produk ramah lingkungan Australia di kawasan mencapai USD1,2 milyar dari total USD430 miliar. Jumlah yang sangat besar dan sangat pentin bagi Australia dan kawasan," ungkap Emerson seperti diberitakan Radio Australia, Senin (10/9/2012).
Sikap yang sama disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton. Dia memuji APEC atas kesepakatan mengenai barang-barang energi hijau dan bernilai positif bagi negaranya itu.
"Produk-produk lingkungan menjadi semakin terjangkau dan mendorong menciptakan lapangan pekerjaan bagi negara produsen, termasuk di Amerika Serikat," katanya.
Demi menyukseskan even tahunan yang diikuti negara-negara Lingkaran pasifik, dari China sampai Chile ditambah tiga negara dengan ekonomi terbesar di dunia seperti Amerika Serikat, China, dan Jepang dan Rusia.
Seperti diketahui, Pemerintah Rusia sendiri sebagai penyelenggara KTT APEC menghabiskan anggaran USD20 miliar untuk mengupgrade Vladivostok.
Emerson mengatakan, selama lebih dari 10 tahun organisasi perdagangan dunia (WTO) kesulitan acap kali gagal mengatasi isu yang sama dan kini akhirnya lewat APEC kesepakatan tersebut berhasil dicapai. Dia mengatakan kesepakatan itu akan mendatangkan manfaat besar bagi Australia.
Negara anggota APEC dalam KTT APEC di Vladivostok sepakat untuk menurunkan bea impor 54 produk lingkungan menjadi tidak lebih dari lima persen sebelum 2015 mendatang. Jenis produk tersebut antara lain, sistem air panas dengan tenaga matahari, panel surya dan alat pemurnian air
"Keputusan APEC merupakan suatu pencapaian besar yang datang di tengah meningkatnya gelombang proteksionisme. Sejauh ini nilai ekspor produk ramah lingkungan Australia di kawasan mencapai USD1,2 milyar dari total USD430 miliar. Jumlah yang sangat besar dan sangat pentin bagi Australia dan kawasan," ungkap Emerson seperti diberitakan Radio Australia, Senin (10/9/2012).
Sikap yang sama disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton. Dia memuji APEC atas kesepakatan mengenai barang-barang energi hijau dan bernilai positif bagi negaranya itu.
"Produk-produk lingkungan menjadi semakin terjangkau dan mendorong menciptakan lapangan pekerjaan bagi negara produsen, termasuk di Amerika Serikat," katanya.
Demi menyukseskan even tahunan yang diikuti negara-negara Lingkaran pasifik, dari China sampai Chile ditambah tiga negara dengan ekonomi terbesar di dunia seperti Amerika Serikat, China, dan Jepang dan Rusia.
Seperti diketahui, Pemerintah Rusia sendiri sebagai penyelenggara KTT APEC menghabiskan anggaran USD20 miliar untuk mengupgrade Vladivostok.
(hyk)