Kapal tanker Singapura dibajak di Nigeria
Rabu, 05 September 2012 - 16:52 WIB
Kapal tanker Singapura dibajak di Nigeria
A
A
A
Sindonews.com - Biro pusat pelaporan pembajakan di Kuala Lumpur mengabarkan kapal tanker Singapura telah dibajak di Pelabuhan Lagos, Nigeria.
Kepala International Maritime Beraeu (IMB), Noel Choong mengatakan kapal tanker Singapura dibajak sejak Selasa malam. Sebanyak 23 orang kru kapal saat ini telah mengamankan diri di salah satu ruangan kapal.
"Kami telah mengabarkan aksi pembajakan ini kepada pihak berwenang Nigera dan meminta mereka segera mengambil tindakan," ungkap Choong seperti diberitakan Channelnewsasia, Rabu, (5/9/2012).
Para pembajak telah menarik kapal tangker Singapura ke laut terbuka. Sampai saat ini, IMB belum mendapat kejelasan bagaimana kapal tanker tersebut bisa dibajak. "Kami mengkhawatirkan keselamatan para awak dan merebaknya aksi pembajakan," katanya.
Sebelumnya, bulan lalu dua kapal tangker yang mengangkut minyak dibajak di Togo. Kawanan pembajak membebaskan semua awak kapal.
Choong mengatakan, sindikat kriminal mungkin berada di balik aksi pembajakan kapal tanker yang kembali marak ini.
"Aksi pembajakan ini mungkin sudah berlangsung selama lima hari yang lalu, mereka merampok kru kabin dan mungkin saja menyedot minyak untuk dipindahkan ke kapal lain," tutur Choong.
IMB telah memperingatkan sejumlah kapal tanker yang berlayar ke teluk Guinea, pantai barat Afrika untuk waspada. IMB juga telah meminta pemerintah negara sekitar untuk melakukan patroli. Mengingat wilayah tersebut berpontensi menjadi hot spot baru bagi aksi bajak laut. Dimana tercatat, 37 aksi penyerangan bajak laut, termasuk aksi penculikan dan pembunuhan.
Kepala International Maritime Beraeu (IMB), Noel Choong mengatakan kapal tanker Singapura dibajak sejak Selasa malam. Sebanyak 23 orang kru kapal saat ini telah mengamankan diri di salah satu ruangan kapal.
"Kami telah mengabarkan aksi pembajakan ini kepada pihak berwenang Nigera dan meminta mereka segera mengambil tindakan," ungkap Choong seperti diberitakan Channelnewsasia, Rabu, (5/9/2012).
Para pembajak telah menarik kapal tangker Singapura ke laut terbuka. Sampai saat ini, IMB belum mendapat kejelasan bagaimana kapal tanker tersebut bisa dibajak. "Kami mengkhawatirkan keselamatan para awak dan merebaknya aksi pembajakan," katanya.
Sebelumnya, bulan lalu dua kapal tangker yang mengangkut minyak dibajak di Togo. Kawanan pembajak membebaskan semua awak kapal.
Choong mengatakan, sindikat kriminal mungkin berada di balik aksi pembajakan kapal tanker yang kembali marak ini.
"Aksi pembajakan ini mungkin sudah berlangsung selama lima hari yang lalu, mereka merampok kru kabin dan mungkin saja menyedot minyak untuk dipindahkan ke kapal lain," tutur Choong.
IMB telah memperingatkan sejumlah kapal tanker yang berlayar ke teluk Guinea, pantai barat Afrika untuk waspada. IMB juga telah meminta pemerintah negara sekitar untuk melakukan patroli. Mengingat wilayah tersebut berpontensi menjadi hot spot baru bagi aksi bajak laut. Dimana tercatat, 37 aksi penyerangan bajak laut, termasuk aksi penculikan dan pembunuhan.
()