Myanmar bentuk komisi penyelidikan kekerasan Rohingya

Minggu, 19 Agustus 2012 - 11:05 WIB
Myanmar bentuk komisi...
Myanmar bentuk komisi penyelidikan kekerasan Rohingya
A A A
Sindonews.com - Pasca pembantaian terhadap etnis Rohingya, Pemerintah Myanmar membentuk sebuah komisi yang akan menyelidiki kekerasan sektarian mematikan di negara bagian Rakhine, dimana puluhan orang tewas dan puluhan ribu kehilangan tempat tinggal.

Seperti dilansir Harian New Light Myanmar, Minggu (19/8/2012), komisi penyelidikan kekerasan ini beranggotakan 27 orang.

Komisi penyelidikan kekerasan dibentuk Pemerintah Myanmar untuk menyelidiki penyebab kekerasan. Selain itu, pembentukan komisi tersebut juga bertujuan mencarikan pemecahan agar beberapa kelompok berbeda agama di Rakhine dapat berdamai.

Pemerintah Myanmar mengatakan, ke-27 anggota komisi diberi mandat untuk menyelidiki sebab-sebab keresahan bagi masyarakat yang berbeda agama ini supaya dapat hidup berdampingan.

Pihak berwenang Myanmar mengungkapkan, setidaknya 87 orang tewas sejak bulan Mei, ketika kerusuhan dan serangan balasan terjadi. Awalnya, tiga laki-laki Muslim dituduh telah memperkosa dan membunuh seorang perempuan beragama Buddha.

ASEAN (Association of Southeast Asian Nations), di mana Myanmar merupakan salah satu anggotanya, berjanji akan memberi dukungan dalam menanggapi bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan negara bagian Rakhine.
()
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
29 menit yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
2 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
3 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
5 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
6 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
7 jam yang lalu
Infografis
Film Dirty Vote Ungkap...
Film Dirty Vote Ungkap Segala Bentuk Kecurangan Pemilu 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved