Virus West Nile tewaskan 26 orang di AS
Sabtu, 18 Agustus 2012 - 17:03 WIB
Virus West Nile tewaskan 26 orang di AS
A
A
A
Sindonews.com - Wabah virus West Nile di Amerika Serikat (AS) telah menewaskan 26 orang. Wabah penyakit yang gejalanya mirip flu ini juga telah menjangkiti lebih dari 700 orang lainnya di AS.
"Penyakit ini dapat mengakibatkan hilangnya ingatan, kelumpuhan, hilangnya fungsi anggota badan, dan jika tidak berhenti secara alami, dapat mengakibatkan kematian," ujar seorang peneliti entomologi dari Universitas California, William Reisen, seperti dikutip VOA, Sabtu (18/8/2012).
Para pejabat pemerintah di Texas telah memerintahkan penyemprotan insektisida dari pesawat terbang di Dallas guna membasmi nyamuk pembawa virus West Nile atau “Nil Barat” yang bisa menyebabkan kematian.
Wabah penyakit tersebut tahun ini telah menewaskan 26 orang dan membuat sakit lebih dari 700 lainnya di seluruh wilayah yang luas di Amerika. Texas terkena dampak paling parah oleh apa yang dipandang sebagai wabah yang mungkin terburuk dalam beberapa tahun.
Reisen mengatakan, gelombang infeksi yang kini terjadi merupakan jumlah terbesar kasus virus “Nil Barat” yang telah ditemukan sejak tahun 2003.
"Penyakit ini dapat mengakibatkan hilangnya ingatan, kelumpuhan, hilangnya fungsi anggota badan, dan jika tidak berhenti secara alami, dapat mengakibatkan kematian," ujar seorang peneliti entomologi dari Universitas California, William Reisen, seperti dikutip VOA, Sabtu (18/8/2012).
Para pejabat pemerintah di Texas telah memerintahkan penyemprotan insektisida dari pesawat terbang di Dallas guna membasmi nyamuk pembawa virus West Nile atau “Nil Barat” yang bisa menyebabkan kematian.
Wabah penyakit tersebut tahun ini telah menewaskan 26 orang dan membuat sakit lebih dari 700 lainnya di seluruh wilayah yang luas di Amerika. Texas terkena dampak paling parah oleh apa yang dipandang sebagai wabah yang mungkin terburuk dalam beberapa tahun.
Reisen mengatakan, gelombang infeksi yang kini terjadi merupakan jumlah terbesar kasus virus “Nil Barat” yang telah ditemukan sejak tahun 2003.
()