AS tuduh Iran latih tentara Suriah
Rabu, 15 Agustus 2012 - 14:51 WIB
AS tuduh Iran latih tentara Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menuduh Iran membangun pelatihan militer untuk mendukung tentara Suriah. Upaya tersebut digunakan untuk memperkuat rezim Presiden Bashar al-Assad di Suriah.
"Beberapa indikasi menunjukkan Iran sedang mengembangkan pelatihan militer untuk mendukung Pemerintah Suriah," ujar Sekretaris Pertahanan AS, Leon E. Panetta, seperti dikutip RTT News, Rabu (15/8/2012).
Panetta menambahkan, AS menyatakan keprihatinannya atas keterlibatan Iran dalam konflik Suriah. Sebaiknya rakyat Suriah yang menentukan masa depan mereka sendiri, bukan Iran.
“Keterlibatan Pemerintah Iran hanya akan menambah pertumpahan darah di Suriah,” imbuh Panetta.
Hal yang sama disampaikan Kepala Staf Gabungan Ketua Martin E. Dempsey. Menurut dia, Pemerintah Iran berada di balik ketangguhan militer Suriah.
"Iran memberikan pelatihan agar bagi tentara Suriah agar dapat mengarahkan pertempuran di negara itu," tambah Jenderal Dempsey.
Pekan lalu, Sekretaris Tertinggi Dewan Keamanan Nasional Iran (SNSC) Saeed Jalili terbang ke Damaskus untuk menyatakan dukungannya terhadap Rezim Assad. Jalili menawarkan bantuan kepada negara yang sedang dilanda konflik tersebut.
Pemerintah Iran telah menjadi sekutu terkuat bagi Pemerintah Suriah sejak awal kerusuhan tahun 2011 lalu.
"Beberapa indikasi menunjukkan Iran sedang mengembangkan pelatihan militer untuk mendukung Pemerintah Suriah," ujar Sekretaris Pertahanan AS, Leon E. Panetta, seperti dikutip RTT News, Rabu (15/8/2012).
Panetta menambahkan, AS menyatakan keprihatinannya atas keterlibatan Iran dalam konflik Suriah. Sebaiknya rakyat Suriah yang menentukan masa depan mereka sendiri, bukan Iran.
“Keterlibatan Pemerintah Iran hanya akan menambah pertumpahan darah di Suriah,” imbuh Panetta.
Hal yang sama disampaikan Kepala Staf Gabungan Ketua Martin E. Dempsey. Menurut dia, Pemerintah Iran berada di balik ketangguhan militer Suriah.
"Iran memberikan pelatihan agar bagi tentara Suriah agar dapat mengarahkan pertempuran di negara itu," tambah Jenderal Dempsey.
Pekan lalu, Sekretaris Tertinggi Dewan Keamanan Nasional Iran (SNSC) Saeed Jalili terbang ke Damaskus untuk menyatakan dukungannya terhadap Rezim Assad. Jalili menawarkan bantuan kepada negara yang sedang dilanda konflik tersebut.
Pemerintah Iran telah menjadi sekutu terkuat bagi Pemerintah Suriah sejak awal kerusuhan tahun 2011 lalu.
()