Tentara Suriah bunuh pimpinan pemberontak
Jum'at, 10 Agustus 2012 - 12:36 WIB
Tentara Suriah bunuh pimpinan pemberontak
A
A
A
Sindonews.com - Tentara militer Suriah membunuh pemimpin pemberontak di Aleppo. Pemimpin kelompok bersenjata anti pemerintah Ayman Lifo telah dibunuh pasukan keamanan Suriah di Aleppo.
Gencatan senjata tersebut menewaskan puluhan dan melukai sejumlah gerilyawan di daerah al-Gundul dan Daret Azzeh yang terletak di pinggiran kota Aleppo. Selain itu, beberapa anggota militer Suriah juga dilaporkan tewas.
Press TV memberitakan, Jumat (10/8/2012), pertempuran antara tentara Suriah dengan pemberontak pecah di seluruh penjuru Aleppo, antara lain Hanano, Asileh, al-Nasir Bab, Bustan al-Basha, al-Hasakeh, dan Deir al-Zour.
Pasukan pemberontak di Kabupaten Asileh dan al-Nasir Bab didukung bantuan persenjataan asing. Namun, kelompok anti Pemerintah Suriah kehilangan sejumlah anggotanya di daerah Bustan al-Basha, sehingga mereka terpaksa menarik diri dari Salahuddin Kamis 9 Agustus kemarin.
Pada hari yang sama, Angkatan Darat (AS) Suriah ditangkap sejumlah gerilyawan di kota timur laut negara itu al-Hasakeh. Sementara beberapa pria bersenjata juga tewas dalam bentrokan dengan pasukan pemerintah di kota timur Deir al-Zour.
Suriah telah mengalami kerusuhan sejak Maret 2011. Pertempuran dipicu, sabotase, dan teroris bersenjata. Pemberontakan anti Pemerintah Suriah menyebabkan kerusuhan dan kekerasan mematikan yang tidak kunjung terselesaikan.
Gencatan senjata tersebut menewaskan puluhan dan melukai sejumlah gerilyawan di daerah al-Gundul dan Daret Azzeh yang terletak di pinggiran kota Aleppo. Selain itu, beberapa anggota militer Suriah juga dilaporkan tewas.
Press TV memberitakan, Jumat (10/8/2012), pertempuran antara tentara Suriah dengan pemberontak pecah di seluruh penjuru Aleppo, antara lain Hanano, Asileh, al-Nasir Bab, Bustan al-Basha, al-Hasakeh, dan Deir al-Zour.
Pasukan pemberontak di Kabupaten Asileh dan al-Nasir Bab didukung bantuan persenjataan asing. Namun, kelompok anti Pemerintah Suriah kehilangan sejumlah anggotanya di daerah Bustan al-Basha, sehingga mereka terpaksa menarik diri dari Salahuddin Kamis 9 Agustus kemarin.
Pada hari yang sama, Angkatan Darat (AS) Suriah ditangkap sejumlah gerilyawan di kota timur laut negara itu al-Hasakeh. Sementara beberapa pria bersenjata juga tewas dalam bentrokan dengan pasukan pemerintah di kota timur Deir al-Zour.
Suriah telah mengalami kerusuhan sejak Maret 2011. Pertempuran dipicu, sabotase, dan teroris bersenjata. Pemberontakan anti Pemerintah Suriah menyebabkan kerusuhan dan kekerasan mematikan yang tidak kunjung terselesaikan.
()