Akibat gelombang panas, Korsel kekurangan listrik

Kamis, 09 Agustus 2012 - 19:06 WIB
Akibat gelombang panas,...
Akibat gelombang panas, Korsel kekurangan listrik
A A A
Sindonews.com - Setelah dilanda gelombang panas selama dua minggu, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Korsel mengeluarkan peringatan kekurangan cadangan listrik. Cadangan PLN menipis karena konsumsi listrik meningkat tajam.

Konsumsi listrik di Korsel sekarang mencapai rekor tertinggi yaitu 74.290.000 kilowatt per hari,” ujar Menteri Ekonomi Korsel Hong Suk-Woo, seperti dikutip Channel News Asia, Kamis (9/8/2012).

Peringatan dari Perusahaan Tenaga Listrik Korea (KEPCO) bertujuan untuk menghindari pemadaman listrik. KEPCO sejak Jumat 3 Agustus lalu memutuskan menaikkan cadangan listrik hingga 4,9 persen, mengindahkan aturan Pemerintah Korsel yang membatasi peningkatan kurang dari lima persen.

Suhu udara di atas 35 derajat Celsius menyebabkan penduduk Korsel menaikkan temperatur AC di rumah ataupun ruang kerja.
Kementerian ekonomi Korsel juga mendesak rumah tangga, pabrik, dan pengguna lain untuk mengurangi konsumsi listrik mereka. Meskipun pembangkit listrik nuklir Gori yang tertua di negara itu kembali beroperasi.

Operasi reaktor Gori dilanjutkan lagi karena konsumsi listrik diperkirakan akan mencapai puncaknya. Saat ini, Korsel mengoperasikan 23 pembangkit listrik tenaga nuklir yang memenuhi lebih dari 35 persen dari kebutuhan listriknya.

Sementara para pengamat ekonomi mengatakan Pemerintah Korsel telah gagal mengendalikan biaya listrik yang relatif rendah, sehingga mendorong borosnya konsumsi listrik.

Pada September lalu, lebih dari 2,1 juta rumah tangga dan bangunan lainnya di Korsel gelap gulita akibat pemadaman listrik bergulir yang berlangsung hingga satu jam.
()
Berita Terkait
Bungkam Korea Selatan...
Bungkam Korea Selatan 2-0, Yordania Melenggang ke Final Piala Asia 2023
Nuansa Khas Korea Selatan...
Nuansa Khas Korea Selatan di Pusat Perbelanjaan
Atlet Olimpiade Korea...
Atlet Olimpiade Korea Selatan Ikuti Kamp Militer di Pohang
Menikmati Konser Virtual...
Menikmati Konser Virtual On The K:O dan Fan Signing, Seru!
10 Mahasiswa Indonesia...
10 Mahasiswa Indonesia Lolos Program Magang di Korea Selatan
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
1 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
1 jam yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
2 jam yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
5 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
5 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
8 jam yang lalu
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved