Semenanjung Sinai terancam dikuasai militan
Kamis, 09 Agustus 2012 - 14:29 WIB
Semenanjung Sinai terancam dikuasai militan
A
A
A
Sindonews.com - Runtuhnya rezim diktator Mesir selama 18 bulan terakhir membuat Semenanjung Sinai menjadi lahan subur bagi kelompok ekstrimis Islam. Sejumlah militan telah berencana untuk menguasai Semenanjung Sinai di perbatasan Mesir.
Setelah puluhan tahun diabaikan, kelompok militan yang biasanya melakukan serangan terhadap Israel, saat ini beralih melawan militer Mesir.
"Kami harap seluruh kawasan Semenanjung Sinai menjadi seperti Jaar, sebuah kota di Yaman bagian selatan yang menjadi markas militan,” ujar Sheikh Zuweyid, seorang pemimpin suku Badui, seperti dikutip ABC News, Kamis (9/8/2012).
Kelompok militan telah bersumpah untuk mendirikan sebuah negara Islam puritan. Di sebuah masjid di Sinai bagian utara, Zuweyid menyampaikan, mereka mengumpulkan persenjataan di padang pasir yang membentang di sepanjang Semenanjung Sinai.
Sheik Arafah Khedr menambahkan, militan telah mendirikan beberapa kamp pelatihan. Sejak lengsernya Hosni Mubarak tahun lalu, pemimpin suku tradisional seperti Khedr terus berusaha mengisi kekosongan otoritas.
Setelah puluhan tahun diabaikan, kelompok militan yang biasanya melakukan serangan terhadap Israel, saat ini beralih melawan militer Mesir.
"Kami harap seluruh kawasan Semenanjung Sinai menjadi seperti Jaar, sebuah kota di Yaman bagian selatan yang menjadi markas militan,” ujar Sheikh Zuweyid, seorang pemimpin suku Badui, seperti dikutip ABC News, Kamis (9/8/2012).
Kelompok militan telah bersumpah untuk mendirikan sebuah negara Islam puritan. Di sebuah masjid di Sinai bagian utara, Zuweyid menyampaikan, mereka mengumpulkan persenjataan di padang pasir yang membentang di sepanjang Semenanjung Sinai.
Sheik Arafah Khedr menambahkan, militan telah mendirikan beberapa kamp pelatihan. Sejak lengsernya Hosni Mubarak tahun lalu, pemimpin suku tradisional seperti Khedr terus berusaha mengisi kekosongan otoritas.
()