Bom bunuh diri tewaskan 3 tentara NATO di Afghanistan
Rabu, 08 Agustus 2012 - 17:02 WIB
Bom bunuh diri tewaskan 3 tentara NATO di Afghanistan
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah serangan bunuh diri telah menewaskan tiga tentara perdamaian intenasional (North Atlantic Treaty Organization/NATO) di Afghanistan bagian timur. Selain itu, satu orang tewas dan tiga warga sipil Afghanistan lainnya terluka akibat ledakan tersebut.
“Dua pelaku peledakan bom meledakan diri mereka di depan gedung Dewan Provinsi,” kata juru bicara Dewan Provinsi Kunar, Wasifullah Wasify, seperti dilaporkan The Washington Post, Rabu (8/8/2012).
Saat ini belum ada rincian lebih lanjut, tetapi serangan itu dilaporkan menargetkan patroli NATO dekat kantor pusat pemerintahan di Provinsi Kunar, Afghanistan. Setidaknya, tiga tentara tewas akibat serangan bom bunuh diri yang terjadi Rabu pagi.
“Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Dua anggota Taliban mengincar pasukan patroli NATO di Kunar sejak pekan lalu,” ungkap pimpinan Taliban, Zabiullah Mujahid.
Awal Agustus ini, militer Afghanistan bersama 130.000 tentara NATO telah meningkatkan operasi pembersihan terhadap Taliban dan kelompok militan lainnya di seluruh Afghanistan.
Sementara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan melaporkan sedikitnya 480 gerilyawan tewas, 56 lainnya terluka, dan 380 orang ditahan selama sebulan oleh pasukan gabungan di Afghanistan.
“Dua pelaku peledakan bom meledakan diri mereka di depan gedung Dewan Provinsi,” kata juru bicara Dewan Provinsi Kunar, Wasifullah Wasify, seperti dilaporkan The Washington Post, Rabu (8/8/2012).
Saat ini belum ada rincian lebih lanjut, tetapi serangan itu dilaporkan menargetkan patroli NATO dekat kantor pusat pemerintahan di Provinsi Kunar, Afghanistan. Setidaknya, tiga tentara tewas akibat serangan bom bunuh diri yang terjadi Rabu pagi.
“Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Dua anggota Taliban mengincar pasukan patroli NATO di Kunar sejak pekan lalu,” ungkap pimpinan Taliban, Zabiullah Mujahid.
Awal Agustus ini, militer Afghanistan bersama 130.000 tentara NATO telah meningkatkan operasi pembersihan terhadap Taliban dan kelompok militan lainnya di seluruh Afghanistan.
Sementara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan melaporkan sedikitnya 480 gerilyawan tewas, 56 lainnya terluka, dan 380 orang ditahan selama sebulan oleh pasukan gabungan di Afghanistan.
()