Kedutaan Saudi Arabia di Jerman diprotes
Minggu, 05 Agustus 2012 - 13:37 WIB
Kedutaan Saudi Arabia di Jerman diprotes
A
A
A
Sindonews.com - Aksi unjuk rasa menentang intervensi pemerintah Saudi Arabia terhadap Bahrain pecah di depan kedutaan besar Saudi Arabia di Berlin, Jerman.
Unjuk rasa yang digelar oleh kelompok revolusioner Bahrain di Jerman bertujuan menyerukan demokrasi dan juga kebebasan di di kerajaan Teluk Persia.
Seperti diberitakan dalam Press tv, Minggu (5/8/2012) Para demonstran juga menyerukan pembebasan semua tahanan politik di penjara Bahrain, termaksud mereka yang di pusat hak asasi manusia Presiden Nabeel.
Aksi unjuk rasa terus bergulir di Bagrain sejak Februari 2011, saat itu ribuan orang meminta keluarga kerajaan melepaskan wewenang mereka di Bahrain.
Kemudian pada 14 Maret 2011 lalu, pasukan Saudi Arabia dan Uni Emirat Arab menginvasi negara untuk membantu pemerintah Bahrain menghadapi aksi protes di Bahrain. Menurut pemerintah lokal, puluhan pengujuk rasa dilaporkan tewas sementara ratusan orang ditangkap oleh aparat.
Kelompok Amnesti Internasional dan Hak Asasi Internasional telah beruang kali mengkristik sikap keras rezim pemerintah Bahrain terhadap para pengunjuk rasa.
Unjuk rasa yang digelar oleh kelompok revolusioner Bahrain di Jerman bertujuan menyerukan demokrasi dan juga kebebasan di di kerajaan Teluk Persia.
Seperti diberitakan dalam Press tv, Minggu (5/8/2012) Para demonstran juga menyerukan pembebasan semua tahanan politik di penjara Bahrain, termaksud mereka yang di pusat hak asasi manusia Presiden Nabeel.
Aksi unjuk rasa terus bergulir di Bagrain sejak Februari 2011, saat itu ribuan orang meminta keluarga kerajaan melepaskan wewenang mereka di Bahrain.
Kemudian pada 14 Maret 2011 lalu, pasukan Saudi Arabia dan Uni Emirat Arab menginvasi negara untuk membantu pemerintah Bahrain menghadapi aksi protes di Bahrain. Menurut pemerintah lokal, puluhan pengujuk rasa dilaporkan tewas sementara ratusan orang ditangkap oleh aparat.
Kelompok Amnesti Internasional dan Hak Asasi Internasional telah beruang kali mengkristik sikap keras rezim pemerintah Bahrain terhadap para pengunjuk rasa.
()