Hillary desak Sudan dan Sudan Selatan aktif bernegosiasi

Jum'at, 03 Agustus 2012 - 15:33 WIB
Hillary desak Sudan...
Hillary desak Sudan dan Sudan Selatan aktif bernegosiasi
A A A
Sindonews.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton mendesak Presiden Sudan Selatan, Salva Kiir untuk aktif melakukan negosiasi guna menyelesaikan persengketaan dengan Sudan.

"Kami harap Sudan dan Sudan Selatan lebih aktif melakukan negosiasi. Karena pertikaian di kedua negara tak kunjung terselesaikan," ungkap Hillary, seperti dilansir The Telegraph, Jumat (3/8/2012).

Menurut Hillary, dibutuhkan jiwa kepemimpinan dan keterlibatan langsung dari dua kepala negara untuk menyelesaikan masalah politik. Pemerintah Sudan dan Sudan Selatan harus rutin mengelar negosisi untuk menyelesaikan masalah hingga tuntas.

Ke depan, hasil negosiasi rutin ini nantinya akan menjadi keputusan penting bagi Sudan dan Sudan Selatan. Sebab pendapatan ekonomi kedua belah pihak sangat tergantung pada penjulan minyak.

Senada dengan ungkapan Hillary, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memaksa Pemerintah Sudan dan Sudan Selatan untuk segera membuat kesepakatan. Mengingat persengketaan hanya akan membuat kondisi perekonomian kedua negara semakin melemah.

Sejak memerdekakan diri pada 9 Juli 2011 dari Sudan, kedua negara ini terhimpit masalah pemisahan ekonomi. Persengketaan yang menjadi masalan utama bagi Sudan dan Sudan Selatan, antara lain bagi hasil produksi minyak, kewarganegaraan, dan wilayah perbatasan. Pangkal persengketaan itu telah membuat hubungan diplomatik Sudan dan Sudan Selatan kembali memanas pada Maret dan April lalu.
()
Berita Terkait
5 Tantangan 100 Hari...
5 Tantangan 100 Hari Pertempuran di Sudan, Belum Ada Sinyal Perdamaian
385 WNI dari Sudan Tiba...
385 WNI dari Sudan Tiba di Asrama Haji Jakarta
Pemerintah dan Kelompok...
Pemerintah dan Kelompok Bersenjata Sudan Capai Kesepakatan Damai
AS Resmi Cabut Sudan...
AS Resmi Cabut Sudan dari Daftar Negara Sponsor Terorisme
Banjir di Sudan Semakin...
Banjir di Sudan Semakin Parah, Sebanyak 4.000 Rumah Hancur
Siapa Pemimpin Konflik...
Siapa Pemimpin Konflik Sudan?
Berita Terkini
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
23 menit yang lalu
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
47 menit yang lalu
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
1 jam yang lalu
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
1 jam yang lalu
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
1 jam yang lalu
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved