Obama ungguli Romney di tiga negara bagian
Rabu, 01 Agustus 2012 - 19:49 WIB
Obama ungguli Romney di tiga negara bagian
A
A
A
Sindonews.com - Dalam kampanye calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS), Presiden Barack Obama berhasil mengungguli Mitt Romney di tiga negara bagian. Negara bagian yang menjadi wilayah kunci itu antara lain Ohio, Florida dan Pennsylvania.
Menurut sebuah jajak pendapat dari Universitas Quinnipiac yang dilakukan tanggal 24 sampai 30 Juli, kandidat dari Partai Demokrat itu memimpin dengan 53 persen suara di Pennsylvania, memperoleh 50 persen pemilih di Ohio, dan 51 persen dari jumlah suara suara yang terkumpul sementara ini.
Seperti dikutip CBS News, Rabu (1/8/2012), Obama unggul enam poin di Ohio pada hari yang sama dia melakukan kampanye di kota tersebut. Begitu pun di Florida, Obama juga unggul enam poin dari capres Partai Republik.
Obama dipandang lebih baik di tiga negara bagian itu. Pria kulit hitam yang masih menjabat sebagai peresiden ini dianggap memiliki kepedulian lebih terhadap masyarakat setempat.
Sedangkan kandidat presiden dari Partai Republik dipilih karena diperkirakan dapat menciptakan lapangan kerja. Sebagian penduduk melihat Romney fokus pada keuntungan.
Sementara kebijakan Obama dipandang akan berdampak buruk bagi perekonomian AS.
Menurut sebuah jajak pendapat dari Universitas Quinnipiac yang dilakukan tanggal 24 sampai 30 Juli, kandidat dari Partai Demokrat itu memimpin dengan 53 persen suara di Pennsylvania, memperoleh 50 persen pemilih di Ohio, dan 51 persen dari jumlah suara suara yang terkumpul sementara ini.
Seperti dikutip CBS News, Rabu (1/8/2012), Obama unggul enam poin di Ohio pada hari yang sama dia melakukan kampanye di kota tersebut. Begitu pun di Florida, Obama juga unggul enam poin dari capres Partai Republik.
Obama dipandang lebih baik di tiga negara bagian itu. Pria kulit hitam yang masih menjabat sebagai peresiden ini dianggap memiliki kepedulian lebih terhadap masyarakat setempat.
Sedangkan kandidat presiden dari Partai Republik dipilih karena diperkirakan dapat menciptakan lapangan kerja. Sebagian penduduk melihat Romney fokus pada keuntungan.
Sementara kebijakan Obama dipandang akan berdampak buruk bagi perekonomian AS.
()