Jumat, muslim di AS awali puasa
Jum'at, 20 Juli 2012 - 20:03 WIB
Jumat, muslim di AS awali puasa
A
A
A
Sindonews.com – Sebagian besar umat muslim di Amerika Serikat (AS) mengawali Ramadan atau bulan puasa pada Jumat ini (20/7/2012). Sebagaimana umumnya di dunia Arab dan beberapa kawasan di Asia, Dewan Fikih AS Utara memutuskan, Ramadan mulai berlangsung hari Jumat.
Dewan yang merupakan organisasi cendekiawan muslim AS itu, mengeluarkan keputusannya berdasarkan perhitungan ilmiah yang disebut Hisab. Perhitungan itu memungkinkan mereka menetapkan awal bulan puasa beberapa tahun sebelumnya.
Metoda Hisab berbeda dari metoda yang disebut Rukyah yang didasarkan pada penampakan bulan. Rukyah biasanya digunakan mayoritas muslim di Indonesia untuk menetapkan awal dan akhir Ramadan.
Muslim Indonesia yang tinggal di AS merujuk pada salah satu dari dua organisasi Muslim terbesar, yaitu Asosiasi Muslim Indonesia di AS (IMAAM) serta Perhimpunan Masyarakat Muslim Indonesia di AS dan Kanada (IMSA). Kedua kelompok ini memiliki pendapat berbeda mengenai keputusan Dewan Fikih. IMAAM mengikuti keputusan Dewan Fikih, sementara IMSA tidak demikian.
’’Meski demikian, mengatakan perbedaan tersebut tidak memecah belah kaum muslim. Dia yakin kedua keputusan itu benar karena memiliki rujukan masing-masing,” kata ketua IMSA, Arief Iswanto, seperti dikutip VOA, Jumat (20/7/2012).
Sementara Pusat Islam Washington DC, sebuah masjid terbesar di ibu kota Washington memutuskan, Ramadan akan dimulai Jumat ini. Organisasi-organisasi muslim memperkirakan ada tujuh juta umat Islam di AS.
Dewan yang merupakan organisasi cendekiawan muslim AS itu, mengeluarkan keputusannya berdasarkan perhitungan ilmiah yang disebut Hisab. Perhitungan itu memungkinkan mereka menetapkan awal bulan puasa beberapa tahun sebelumnya.
Metoda Hisab berbeda dari metoda yang disebut Rukyah yang didasarkan pada penampakan bulan. Rukyah biasanya digunakan mayoritas muslim di Indonesia untuk menetapkan awal dan akhir Ramadan.
Muslim Indonesia yang tinggal di AS merujuk pada salah satu dari dua organisasi Muslim terbesar, yaitu Asosiasi Muslim Indonesia di AS (IMAAM) serta Perhimpunan Masyarakat Muslim Indonesia di AS dan Kanada (IMSA). Kedua kelompok ini memiliki pendapat berbeda mengenai keputusan Dewan Fikih. IMAAM mengikuti keputusan Dewan Fikih, sementara IMSA tidak demikian.
’’Meski demikian, mengatakan perbedaan tersebut tidak memecah belah kaum muslim. Dia yakin kedua keputusan itu benar karena memiliki rujukan masing-masing,” kata ketua IMSA, Arief Iswanto, seperti dikutip VOA, Jumat (20/7/2012).
Sementara Pusat Islam Washington DC, sebuah masjid terbesar di ibu kota Washington memutuskan, Ramadan akan dimulai Jumat ini. Organisasi-organisasi muslim memperkirakan ada tujuh juta umat Islam di AS.
()