Rusia dan China veto resolusi PBB untuk Suriah
Kamis, 19 Juli 2012 - 23:00 WIB
Rusia dan China veto resolusi PBB untuk Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Rusia dan Cina secara resmi memveto draf resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Suriah. Resolusi yang didukung beberapa negara Barat itu dikhawatirkan akan menyebabkan intervensi militer asing di Suriah. PBB menerima 11 suara setuju, dengan dua absen.
"Kami telah menawarkan berbagai kemungkinan untuk mengatasi kekhawatiran Rusia dan China, tetapi kedua negara ini tetap menolak untuk terlibat," kata utusan PBB Inggris, Mark Lyall Grant setelah pemungutan suara, seperti dilansir RIA Novosti, Kamis (19/7/2012).
Menurut Grant, Rusia dan China sudah memilih untuk mengabaikan kehidupan jutaan penduduk Suriah. Meskipun penolakan terhadap draf resolusi PBB akan berujung pada perang saudara di negara yang sedang dihadang konflik itu.
Sementara itu, perwakilan Rusia di PBB Vitaly utusan Churkov mengutarakan, draf resolusi PBB tidak dapat diterima. Resolusi itu disusun Inggris dan memberlakukan sanksi untuk Presiden Suriah Bashar al-Assad jika gagal untuk menarik senjata berat dari kawasan perkotaan di Suriah dalam 10 hari.
"Kami telah menawarkan berbagai kemungkinan untuk mengatasi kekhawatiran Rusia dan China, tetapi kedua negara ini tetap menolak untuk terlibat," kata utusan PBB Inggris, Mark Lyall Grant setelah pemungutan suara, seperti dilansir RIA Novosti, Kamis (19/7/2012).
Menurut Grant, Rusia dan China sudah memilih untuk mengabaikan kehidupan jutaan penduduk Suriah. Meskipun penolakan terhadap draf resolusi PBB akan berujung pada perang saudara di negara yang sedang dihadang konflik itu.
Sementara itu, perwakilan Rusia di PBB Vitaly utusan Churkov mengutarakan, draf resolusi PBB tidak dapat diterima. Resolusi itu disusun Inggris dan memberlakukan sanksi untuk Presiden Suriah Bashar al-Assad jika gagal untuk menarik senjata berat dari kawasan perkotaan di Suriah dalam 10 hari.
()