80 pelaku kerusuhan pabrik di India ditangkap
Kamis, 19 Juli 2012 - 21:25 WIB
80 pelaku kerusuhan pabrik di India ditangkap
A
A
A
Sindonews.com – Setidaknya 80 orang telah ditangkap setelah bentrokan antara pekerja dan manajer di sebuah pabrik Suzuki Maruti dekat ibu kota India, Delhi. Dalam kerusuhan di pabrik itu, seorang pejabat pabrik senior tewas dan lebih dari 85 orang terluka, termasuk dua warga Jepang.
Pimpinan pabrik mengatakan, lebih dari 50 staf manajer tingkat senior masih di rumah sakit. Sementara seorang Manajer yang meninggal bernama Avinash Dev, seorang pegawai di bagian Sumber Daya Manusia (SDM).
Kerusuhan pecah setelah Maruti menghentikan produksi di pabrik. Pekerja dilaporkan menggeledah kantor dan membakar pabrik. Puncak kekerasan itu menyebabkan puluhan pekerja, dari staf manajemen sampai penjaga showroom di lantai dasar dibawa ke rumah sakit terdekat.
Saat ini, keamanan di pabrik yang mempekerjakan sekitar 2 ribu orang itu telah diperketat.
Pabrik yang terbakar tersebut memproduksi lebih dari 1.000 kendaraan setiap hari, sekitar sepertiga dari total produksi Suzuki Maruti.
Sebelum bentrokan terjadi, manajer dan pekerja saling menyalahkan. Kedua pihak berdebat hebat tentang kelanjutan hubungan kerja. Kekerasan meletus setelah perselisihan tak terselesaikan.
Maruti Suzuki merupakan salah satu produsen mobil terbesar di India dengan jumlah pegawai yang cukup banyak. Perusahaan gabungan antara Maruti dan Jepang Suzuki Motor Corporation ini memiliki pangsa pasar mencapai 50 persen mobil di India.
Pimpinan pabrik mengatakan, lebih dari 50 staf manajer tingkat senior masih di rumah sakit. Sementara seorang Manajer yang meninggal bernama Avinash Dev, seorang pegawai di bagian Sumber Daya Manusia (SDM).
Kerusuhan pecah setelah Maruti menghentikan produksi di pabrik. Pekerja dilaporkan menggeledah kantor dan membakar pabrik. Puncak kekerasan itu menyebabkan puluhan pekerja, dari staf manajemen sampai penjaga showroom di lantai dasar dibawa ke rumah sakit terdekat.
Saat ini, keamanan di pabrik yang mempekerjakan sekitar 2 ribu orang itu telah diperketat.
Pabrik yang terbakar tersebut memproduksi lebih dari 1.000 kendaraan setiap hari, sekitar sepertiga dari total produksi Suzuki Maruti.
Sebelum bentrokan terjadi, manajer dan pekerja saling menyalahkan. Kedua pihak berdebat hebat tentang kelanjutan hubungan kerja. Kekerasan meletus setelah perselisihan tak terselesaikan.
Maruti Suzuki merupakan salah satu produsen mobil terbesar di India dengan jumlah pegawai yang cukup banyak. Perusahaan gabungan antara Maruti dan Jepang Suzuki Motor Corporation ini memiliki pangsa pasar mencapai 50 persen mobil di India.
()