Bom bunuh diri tewaskan 7 orang di Pakistan
Jum'at, 13 Juli 2012 - 15:36 WIB
Bom bunuh diri tewaskan 7 orang di Pakistan
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya tujuh orang dilaporkan tewas sementara 14 lainya mengalami luka-luka akibat ledakan bom di Quetta, Pakistan bagian barat.
Ledakan bom yang dipasang di bawah mobil ini terjadi pukul 9.30 pagi waktu setempat. Mobil tersebut berada tidak jauh dari lokasi pertemuan publik partai, Awami National Party (ANP), salah satu partai terbesar di Kuchlak, Pakistan
Seperti diberitakan oleh Xinhua, Jumat (13/7/2012) salah seorang korban tewas adalah anak kecil. Akibat ledakan ini, enam kendaraan yang diparkir dekat dengan mobil dan toko rusak terkena dampak ledakan.
Sementara itu, saksi mata di lokasi kejadian mengatakan dia mendengar bunyi ledakan senjata beberapa saat setelah bom meledak. Kemudian, pasukan keamanan dan tim penyelamat langsung menuju lokasi ledakan. Saat ini, semua korban telah di evakuasi ke rumah sakit di Quetta.
Belum diketahui siapa dalang dibalik aksi ledakan itu. Pihak keamanan Pakistan belum bisa memastikan siapa dalang dibalik aksi tersebut.
Insiden ini terjadi tak lama sebelum Perdana Menteri Pakistan Pervez Ashraf dilaporkan dijadwalkan tiba di Quetta. Pervez Ashraf, mengatakan setelah dia terpilih sebagai perdana menteri baru di Pakistan, masalah Balochistan akan menjadi prioritas utama baginya. Hal itu dikemukakan dalam pidato pertamanya.
Ledakan bom yang dipasang di bawah mobil ini terjadi pukul 9.30 pagi waktu setempat. Mobil tersebut berada tidak jauh dari lokasi pertemuan publik partai, Awami National Party (ANP), salah satu partai terbesar di Kuchlak, Pakistan
Seperti diberitakan oleh Xinhua, Jumat (13/7/2012) salah seorang korban tewas adalah anak kecil. Akibat ledakan ini, enam kendaraan yang diparkir dekat dengan mobil dan toko rusak terkena dampak ledakan.
Sementara itu, saksi mata di lokasi kejadian mengatakan dia mendengar bunyi ledakan senjata beberapa saat setelah bom meledak. Kemudian, pasukan keamanan dan tim penyelamat langsung menuju lokasi ledakan. Saat ini, semua korban telah di evakuasi ke rumah sakit di Quetta.
Belum diketahui siapa dalang dibalik aksi ledakan itu. Pihak keamanan Pakistan belum bisa memastikan siapa dalang dibalik aksi tersebut.
Insiden ini terjadi tak lama sebelum Perdana Menteri Pakistan Pervez Ashraf dilaporkan dijadwalkan tiba di Quetta. Pervez Ashraf, mengatakan setelah dia terpilih sebagai perdana menteri baru di Pakistan, masalah Balochistan akan menjadi prioritas utama baginya. Hal itu dikemukakan dalam pidato pertamanya.
()