Annan akui gagal damaikan Suriah
Minggu, 08 Juli 2012 - 05:33 WIB
Annan akui gagal damaikan Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Utusan PBB dan Liga Arab untuk Suriah, Kofi Annan mengakui kegagalannya dalam menyelesaikan krisis di Suriah secara damai.
"PBB dan Liga Arab telah berusaha mengatasi situasi ini dengan perundingan politik yang damai. Namun, sepertinya upaya itu belum berhasil. Hingga kini, tidak ada jaminan upaya damai akan berhasil," ujar Annan, seperti dikutip dari RIA Novosti, Minggu (8/7/2012).
Komentar Annan dilontarkan empat bulan setelah pelaksanaan enam poin perdamaian diikuti aksi pembantaian mematikan di desa Houla dan sejumlah serangan di Damaskus serta wilayah Suriah lainnya.
Ide pembentukan pemerintah sementara Suriah yang diusulkan Annan juga ditolak pasukan oposisi Suriah. Para pemberonak itu menyatakan tidak akan bernegosiasi dengan pemerintah Presiden Bashar al-Assad.
Saat ini, observatorium Suriah untuk hak asasi manusia yang berbasis di London melaporkan, korban tewas di negara konflik tersebut telah mencapai 17.000 selama 16 bulan terakhir, sejak tentara Assad berseteru dengan pasukan pemberontak Suriah.
"PBB dan Liga Arab telah berusaha mengatasi situasi ini dengan perundingan politik yang damai. Namun, sepertinya upaya itu belum berhasil. Hingga kini, tidak ada jaminan upaya damai akan berhasil," ujar Annan, seperti dikutip dari RIA Novosti, Minggu (8/7/2012).
Komentar Annan dilontarkan empat bulan setelah pelaksanaan enam poin perdamaian diikuti aksi pembantaian mematikan di desa Houla dan sejumlah serangan di Damaskus serta wilayah Suriah lainnya.
Ide pembentukan pemerintah sementara Suriah yang diusulkan Annan juga ditolak pasukan oposisi Suriah. Para pemberonak itu menyatakan tidak akan bernegosiasi dengan pemerintah Presiden Bashar al-Assad.
Saat ini, observatorium Suriah untuk hak asasi manusia yang berbasis di London melaporkan, korban tewas di negara konflik tersebut telah mencapai 17.000 selama 16 bulan terakhir, sejak tentara Assad berseteru dengan pasukan pemberontak Suriah.
()