Rakyat Palestina tolak perundingan Israel - Palestina
Rabu, 04 Juli 2012 - 17:39 WIB
Rakyat Palestina tolak perundingan Israel - Palestina
A
A
A
Sindonews.com - Rakyat Palestina melakukan unjuk rasa di Ramallah menentang rencana Presiden Palestina, Mahmoud Abbas untuk melanjutkan pembicaraan dengan Israel.
Aksi protes pecah setelah Abbas mengumumkan, Wakil Perdana Menteri Israel, Shaul Mofaz yang merupakan mantan Menteri Pertahanan Israel, akan mengunjungi Ramallah dalam upaya memulai kembali pembicaraan.
Pertemuan tersebut dijadwalkan pada Minggu 1 Juli lalu, namun ditunda sampai tanggal yang belum ditetapkan kembali.
Mofaz merupakan kepala partai Kadima yang bergabung dengan koalisi yang dipimpin Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bulan lalu. Sejak itu dia menyerukan berlanjutnya perundingan Palestina dan Israel.
Para pengunjuk rasa mengatakan Mofaz adalah pihak yang seharusnya bertanggungjawab atas kejahatan terhadap warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat. Selama ini warga Palestina berulang kali melancarkan aksi protes terhadap Israel atas kebijakan mereka.
Seperti diketahui, perundingan antara Palestina dan Israel terhenti sejak September 2010 setelah Israel menolak menghentikan pembangunan pemukiman Israel di Tepi barat. Masyarakat internasional menilai tindakan pemerintah Israel ilegal berdasarkan hukum internasional.
Aksi protes pecah setelah Abbas mengumumkan, Wakil Perdana Menteri Israel, Shaul Mofaz yang merupakan mantan Menteri Pertahanan Israel, akan mengunjungi Ramallah dalam upaya memulai kembali pembicaraan.
Pertemuan tersebut dijadwalkan pada Minggu 1 Juli lalu, namun ditunda sampai tanggal yang belum ditetapkan kembali.
Mofaz merupakan kepala partai Kadima yang bergabung dengan koalisi yang dipimpin Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bulan lalu. Sejak itu dia menyerukan berlanjutnya perundingan Palestina dan Israel.
Para pengunjuk rasa mengatakan Mofaz adalah pihak yang seharusnya bertanggungjawab atas kejahatan terhadap warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat. Selama ini warga Palestina berulang kali melancarkan aksi protes terhadap Israel atas kebijakan mereka.
Seperti diketahui, perundingan antara Palestina dan Israel terhenti sejak September 2010 setelah Israel menolak menghentikan pembangunan pemukiman Israel di Tepi barat. Masyarakat internasional menilai tindakan pemerintah Israel ilegal berdasarkan hukum internasional.
()