Lindungi militan Afghanistan , AS ancam Pakistan

Jum'at, 08 Juni 2012 - 19:09 WIB
Lindungi militan Afghanistan...
Lindungi militan Afghanistan , AS ancam Pakistan
A A A
Sindonews.com - Kesabaran pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap pemerintah Pakistan nampaknya telah habis. Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta menganggap pemerintah Pakistan telah memberikan tempat yang aman bagi para geriliyawan Afghanistan.

"Sulit menciptakan perdamaian di Afghanistan, selama masih ada tempat yang aman bagi kelompok geriliyawan. Di sisi lain negara tentangganya, Pakistan, memberikan tempat yang aman bagi geriliyawan dari Afghanistan. Hal ini yang membuat habis kesabaran kami," ungkap Panetta seperti diberitakan dalam Abc.net.au, Jumat (8/6/2012).

Selama ini, pemerintah AS mengklaim telah melakukan banyak hal bagi pemerintah Pakistan untuk membantu menumpaskan keberadaan kelompok militan. Oleh karenanya, Panetta mendesak Pakistan untuk memberantas kelompok militan Haqqani. Kelompok ini dianggap kelompok yang paling ditakuti di Afghanistan dan termaksud salah satu musuh AS.

Saat ini pemerintah AS tidak akan lagi ragu mengunakan tekanan politik ataupun langkah-langkah lain yang mereka nilai perlu untuk dilakukan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton secara impolisit membela keputusan Obama yang memberikan izin bagi CIA untuk melakukan operasi militer di Pakistan dengan mengunakan drone (pesawat tak berawak).

"Kami akan mempertahankan hak kami untuk memberantas kelompok teroris seperti Al-qaeda dengan jalan kekerasan dan kami akan tetap melakukan aksi penyerangan," ungkap Hillary.

Sementara itu, pemerintah Pakistan merasa kecewa dengan AS, mereka menilai serangan drone AS untuk menumpas kelompok militan di negaranya adalah pelanggaran kedaulatan.

Oleh karenanya Pakistan menutup jalur darat pasokan bagi penyediaan kebutuhan pasukan North Atlantic Traty Organization (NATO) dari Pakistan ke Afghanistan. Hal ini ini mereka lakukan karena banyak warga sipil yang tidak bersalah menjadi korban serangan drone AS sejak AS memulai operasi militer November tahun lalu.
()
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
1 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
1 jam yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
2 jam yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
5 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
5 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved